Matamata.com - Teuku Wisnu adalah salah satu yang akhirnya melepas pekerjaan sebagai pesinetron. Ia pun mulai merambah ke dunia bisnis setelah tidak lagi tampil di sinetron layar kaca.
Ternyata, di awal ia terjun ke dunia bisnis, Teuku Wisnu pernah mengalami kerugian hingga modalnya tak kembali.
Mirisnya lagi, modal bisnis tersebut merupakan tabungan terakhirnya selepas pensiun dari dunia sinetron.
Hal ini diketahui dari video Youtube channel fitrop yang diunggah pada hari Sabtu (29/6) saat ia sedang berbincang dengan Shireen Sungkar, istri Teuku Wisnu.
Awalnya, Fitri Tropica menanyakan tentang bisnis Shireen Sungkar dan sang suami, Teuku Wisnu.
"Bener-bener pelan-pelan. Orang banyak banget yang nanya, enaklah artis usahanya pasti lancar," ucap Shireen Sungkar.
"Nggak juga," ujar Fitri Tropica.
Shireen Sungkar pun menceritakan usaha pertama Teuku Wisnu yang sempat rugi sampai modalnya tidak balik.
"Jadi pertama kali bapake Teuku Wisnu waktu tidak mau main sinetron lagi karena dia mau fokus usaha. Usaha yang pertama itu uang tabungannya dia dihabiskan untuk itu yang alhamdulillahnya tidak balik sis alhamdulillah," cerita Shireen Sungkar.
"Jadi jangan dilihat semuanya serba gampang, ternyata ada pahitnya juga kan," ujar Fitri Tropica.
"Itu tabungan terakhir laki gue dan tidak balik sepeser pun loh," ujar Shireen Sungkar.
"Ini Wisnu nggak papa dishare?" tanya Fitri Tropica.
"Nggak papa, maksudnya ini pelajaran ya, bussiness is bussiness kita bukan digaji sama orang, kita harus ambil risikonya. Alhamdulillah kalau untung, kalau buntung ya risiko bisnis," cerita Shireen Sungkar.
Istri Teuku Wisnu ini pun menjelaskan jika kerugian yang sempat dihadapi tersebut memberikan pelajaran tentang bisnis.
"Tapi kan belajar. Di situ belajar banget Wisnu mikir gini, ternyata artis itu nggak jaminan kita bisa sukses, pasti yang jamin Allah ya," tutup Shireen Sungkar.
Wah, ternyata sebelum banyak punya bisnis, Teuku Wisnu sempat rugi modal juga nih sampai nggak balik.
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo dan Kaisar Naruhito Pererat Hubungan Bilateral Tanpa Bahas Politik
-
Yogyakarta Mantap Jadi Pusat Industri Kreatif, Kerajinan Lokal Tembus Pasar Eropa
-
Kerajinan Berbahan Alami dan Limbah Jogja Tembus Pasar Prancis dan London
-
Luhut Usulkan Reformasi Pasar Modal ke Presiden: Indonesia Bisa Tiru India
-
Danantara Bukan Regulator, Pengamat: Kekhawatiran di Pasar Modal Terlalu Dini
Terpopuler
-
Prabowo: Masih Ada Ribuan Triliun Kekayaan Negara yang Harus Diselamatkan
-
Prabowo Targetkan Dana Penyelamatan Negara Rp10 Triliun untuk Perbaikan Puskesmas dan Sekolah
-
Kasus Korupsi Chromebook: Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara
-
WWF Ajak Masyarakat hingga Swasta Kolaborasi Promosikan Pangan Lokal
-
Film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan" Resmi Menguras Air Mata di Bioskop Mulai Hari Ini
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo