Matamata.com - Buat kamu anak muda milenial? Pasti tahu dong Ardhito Pramono. Ya, ia diketahui penyanyi pendatang baru tanah air yang masih sangat belia yakni 24 tahun.
Nama Ardhito Pramono mulai melejit dari video-video menyanyi di chanel YouTube pribadinya.
Bahkan, baru-baru ini penampilannya di Prambanan Jazz 2019 sukses mencuri perhatian. Ditemui MataMata.com setelah konser, Ardhito juga mengaku senang gaya bermusiknya dapat diterima anak muda masa kini.
"Kesannya seru banget. Sampai mimpi-mimpi sih di Prambanan Jazz. Akhirnya, mimpinya jadi kenyataan dengan dilihat orang-orang di Prambanan Jazz 2019," ungkap Ardhito.
Ardhito Pramono sendiri diketahui membawakan sepuluh lagu saat manggung di Prambanan Jazz 2019. Bahkan, Ardhito Pramono juga ada persiapan khusus sebelum konser.
"Olahraga dan mulai untuk latihan vokal lagi. Gue sebelum tidur biasanya push up sih," jelas Ardhito.
Sebagai penyanyi muda representative milenial, Ardhito Pramono juga mengaku senang melihat perilaku anak-anak muda zaman sekarang.
"Apresiatif banget sih sama culture yang udah dibangun lama," pungkas Ardhito Pramono.
Berita Terkait
-
Merasa Kehilangan, ASBAK Band Pilih 'Hidup Tanpa Cinta'
-
Lewat Lagu 'Sampai Kapan Kupendam', Asbak Band Ceritakan Cinta Dalam Diam
-
Penuh Emosi dan Kecewa, Band Dadali Resmi Rilis Lagu 'Disaat Kau Berubah'
-
Lewat Lagu 'Jangan Ngebut', Cantika Davinca ungkap Kegelisahan Cinta
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
Terpopuler
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Menuju Panggung Internasional, Atlet Muda Indonesia Dibina dengan Jangka Panjang
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo