Matamata.com - Menjenguk Galih Ginanjar, Barbie Kumalasari bersama tim kuasa hukumnya mendatangi Polda Metro Jaya hari ini, Kamis (11/7/2019). Seperti diketahui, Galih dijemput paksa Kamis dini hari tadi dari hotel tempatnya menginap.
Barbie Kumalasari mengenakan baju serba hitam. Perempuan 37 tahun itu terlihat lelah. Maklum, Kumalasari baru saja menjalani pemeriksaan selama 12 jam semalam.
"Iya (kurang enak badan) capek banget kurang tidur nih, mukanya sembab nih," kata Barbie Kumalasari, saat hendak masuk gedung Krimsus Polda Metro Jaya, kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019).
Barbie Kumalasari mengaku karena kasus Ikan Asin dan pemeriksaan yang lama membuat dia kurang istirahat dan membuat kondisinya menurun.
"Istirahatnya kurang, orang sudah istirahat kurang jadi mau gimana yaa pasti ngedrop lah. Suara juga nggak sembuh-sembuh kurang tidur," sambungnya.
Bahkan karena kasus ini Barbie Kumalasari mengaku tidak sempat untuk periksa kesehatan dan pergi ke salon.
"Boro-boro ke dokter, ini ke salon aja nggak. Ini aja gue belum keramas. Doain ya," turu Barbie Kumalasari.
Suara.com/Ismail
Berita Terkait
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
-
Rocky Gerung Bela Dokter Tifa di Polda Metro: Meneliti Itu Metodologi, Bukan Penghinaan!
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Polda Metro Jaya Tunda Pemeriksaan Lanjutan Richard Lee
-
Anggota DPR: Kritik Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' Tak Perlu Dilaporkan ke Polisi
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo