Matamata.com - Setelah bebas dari kasus dugaan pemalsuan dokumen pernikahan, 4 Juni lalu, Kriss Hatta kembali mengenakan seragam tahanan Polda Metro Jaya sejak Rabu (24/7/2019). Kriss jadi tersangka dan ditahan dalam kasus penganiayaan terhadap Anthony Hillenaar.
Kuasa hukum Kris Hatta, Suratman Usman pun sedang mengupayakan penangguhan penahanan atas permintaan kliennya itu. Ibunya, Tuty Suratinah pun telah melakukan pendekatan pada Anthony untuk berdamai.
"Dia komunikasi sama tante aja sih. Itu masalah sama tante aja," kata ibunda Kris Hatta, Tuty usai menjenguk di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (25/7/2019).
Namun, Tuty enggan membeberkan apa yang dibicarakan dengan Anthony Hillenaar. Permohonan penangguhan penahanan pun sudah dilayangkan ke pihak kepolisian. Kini, pihaknya tinggal menunggu tanggapan dari penyidik.
"Kriss dalam keadaan sehat dan tim kuasa hukum sudah mengajukan permohonan penangguhan penahanan, mudah-mudahan dalam waktu relatif cepat penyidik bisa mengabulkan itu. Langkah selanjutnya kita tunggu dan berharap ada upaya perdamaian dengan korban," kata Usman Suratman menjelaskan.
Selain itu, upaya yang dilakukan adalah pendekatan ke Anthony agar jalan damai bisa tercapai. Pasalnya, Kriss juga telah mengakui hanya terbawa emosi karena diprovokasi dan spontan memukul Anthony.
"Kami melakukan pendekatan dengan kroban supaya masalah ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Dan di dalam BAP Kriss Hatta sampaikan bahwa ini sesuatu hal yang spontian dan nggak ada niat seperti itu," jelasnya.
Berita Terkait
-
Kasus Penyekapan Perempuan di Bandung: Komisi III DPR RI Minta Pelaku Dihukum Berat
-
Pakar: Agresi Israel ke Lebanon Ganjal Kesepakatan Damai AS-Iran
-
Kanselir Jerman Friedrich Merz: Eropa Siap Dialog Damai Soal Ukraina
-
China Dukung Kesepakatan Damai AS-Iran dan Pembukaan Selat Hormuz
-
Komisi III DPR Desak Polisi Segera Usut Kasus Dugaan Penganiayaan PRT oleh Mantan Istri Komedian
Terpopuler
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Menuju Panggung Internasional, Atlet Muda Indonesia Dibina dengan Jangka Panjang
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo