Matamata.com - Aktris, model dan DJ cantik berkebangsaan Indonesia, Jenny Cortez sedang mengalami hal tak mengenakkan. Pasalnya namanya seenaknya dicatut oleh salah satu oknum DJ dan klub di Jakarta untuk kepentingan bisnis mereka.
"Event-event besar nggak jadi ngundang aku karena nama Jenny sudah dikontrak salah satu klub, kan aku jadinya nggak ada pemasukan," kata Jenny Cortez di Akhyari Sinaga & Partner Lt.7 GKM Green Tower Builing, Jl TB Simatupang Kav 89 G, Jakarta Selatan.
Belum lagi ada oknum lain yang memakai namanya, padahal Jenny sendiri sudah memakai nama Jenny Cortez sejak 10 tahun silam.
"Jadi kami juga agak bingung, apa motif orang tersebut memakai nama Jenny Cortez. Teman-teman media boleh cek Jenny Cortez sudah memakai nama ini sejak 10 tahun yang lalu. Jadi Jenny merasa kok namanya diekslpoitasi tanpa seizinnya," timpal kuasa hukum Jenny.
Kuasa hukum juga siap melayangkan somasi lisan untuk oknum DJ sekaligus klub di Jakarta yang mencatut nama Jenny. Pasalnya gara-gara hal itu Jenny menderita kerugian milyaran rupiah.
"Kesempatan ini dipakai oleh salah satu oknum untuk menarik minat pengunjung. Jenny merasa dirugikan nama besarnya dimanfaatkan oleh pihak tertentu tanpa persetujuan. Kalau secara materiil Jenny rugi 12 Milyar 520 juta rupiah," kata kuasa hukum.
"Kita akan lakukan langkah hukum. Kami secara sah melakukan somasi secara lisan kepada pihak-pihak yang menggunakan nama Jenny Cortez. Bila tidak diindahkan, kami selaku kuasa hukum akan kami lakukan somasi secara tulis," tutupnya.
Berita Terkait
-
Jenny Cortez Nggak Mudik dan Lebaran di Jakarta: Takut Corona!
-
BB Turun Sampai 27 Kg Selama 6 Bulan, Jenny Cortez Ungkap Rahasianya
-
Isu Pisah Rumah Sama Suami, DJ Una Bilang Begini
-
Mulai Hapus Tato, Nathalie Holscher Tertarik Pelajari Islam Setahun Lalu
-
Ngaku Bagian Dada Kendor, 5 Potret Terbaru Kiki Amalia yang Tetap Hot
Terpopuler
-
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Dukung Said Iqbal Atasi Kasus 8.300 PHK Karyawan PT Freeport Indonesia
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
-
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta Sebut Paparan Presiden Prabowo Perkuat Pemahaman Aliran Bernegara
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo