Matamata.com - Ibu Cinta Laura terkejut saat penampilan putrinya di Jember Fashion Carnaval (JFC) 2019 diprotes sejumlah pihak, termasuk Front Pembela Islam (FPI).
"Kita terkejut juga tapi mau diapain? Sudah terjadi dan kita hanya melaksanakan tugas secara profesional," kata Ibunda Cinta Laura, Herdiana Kiehl, kepada SUARA.com, Rabu (8/8/2019).
Cinta Laura dan sang bunda memang tak pernah menyangka jika busana yang dipakai pada Minggu (4/8/2019) lalu menuai kecaman. Waktu itu, busana Cinta dinilai terlalu terbuka sehingga perlihatkan pahanya dengan jelas.
"Soal kontroversi yang pro dan kontra itu di luar dugaan kita, di luar dugaan penyelenggara, sampai seheboh ini," ujar Herdiana.
Herdiana pun tak menyalahkan siapapun atas kejadian ini. Dia justru menyampaikan permintaan maaf jika penampilan Cinta Laura di JFC sudah bikin gaduh publik.
"Saya selaku mama Cinta minta maaf kalau menurut MUI dan FPI itu terlalu vulgar. Tapi ini kan tujuannya promosi pariwisata dan budaya Indonesia, jadi kita harus lihat dari sudut pandang yang berbeda," katanya menjelaskan.
Berita Terkait
-
Cinta Laura Tampilkan Kebaya Merah di Cannes, Pukau Dunia Bak Bangsawan Nusantara
-
Cinta Laura, Dian Sastro hingga Arumi Bachsin Rayakan Hari Kartini dengan Berkebaya
-
Ridwan Kamil Bantah Selingkuh dengan Model Seksi Lisa Mariana
-
Gunakan Bahasa Jawa di Film 'Panggonan Wingit 2 'Miss K', Ini Kata Cinta Laura
-
Langit Musik dan RCTI Gelar Indonesian Music Awards 2024, Ini Daftar Nominasinya
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo