Matamata.com - Kritikus film Yan Widjaya kembali menyampaikan permintaan maaf atas cuitannya yang dinilai melecehkan aktris Aura Kasih. Sebelumnya ia sudah menyampaikan maaf lewat media sosial.
"Ya saya ulangi lagi bahwa itu adalah kekhilafan saya. Bahwa sebetulnya saya memuji dia (Aura Kasih) setelah melahirkan babynya dua bulan yang lalu. Sekarang dia menjadi ibu yang memberikan asi langsung pada bayinya oleh sebab itu untuk sementara dia tidak main film dulu," kata Yan Widjaya saat dijumpai di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019).
Yan Widjaya akhirnya sadar penyebutan "pabrik susu" tak sepatutnya digunakan dalam cuitan tersebut. Ke depan, dia mengaku akan lebih berhati-hati memilih kata.
"Sebetulnya isi tweet saya seperti itu cuman mungkin kata kata saya ada yang dianggap tidak santun ya. Itu saya menyebutnya "Pabrik Susu", di situ kesalahan saya karena saya menyebutkan itu jadi ada yang marah pada saya," ujarnya menjelaskan.
Yan juga telah ditelepon langsung oleh Aura Kasih sejak cuitannya bikin gaduh kemarin. Padahal, dia sudah berencana ingin menelepon Aura Kasih dan menyampaikan permintaan maaf.
"Dia (di telepon) hanya marah marah, ya dia bilang 'saya lagi sensitif'," ujar Yan.
Di situ, Yan juga menyampaikan permintaan maaf. Kepada Aura Kasih, dia mengaku khilaf atas cuitannya yang dibuat.
Diberitakan sebelumnya Aura Kasih mencak-mencak di Instagram Stories. Si pelantun Mari Bercinta itu tak terima dengan guyonan Yan Widjaya di Twitter.
"Punya baby, Aura Kasih juga dikaruniai 2 pabrik susu, jadi harap maklum untuk sementara rehat main film dulu...," demikian cuitan Yan Widjaya yang dinilai Aura Kasih sebagai bentuk pelecehan. (Revi Cofans Rantung)
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Simpanan Ridwan Kamil! Aura Kasih Bongkar Rahasia Kekayaannya
-
KPK Dalami Informasi Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB dari RK ke Aura Kasih
-
B3S Filmmaker Goes To Aceh Darussalam, Satukan Budaya Sinema Nusantara
-
YDFI Gelorakan Kebangkitan Sinema Nasional, Melalui 'B3S Filmmaker Goes to School'
-
Aura Kasih Akui Ogah Ambil Pusing Jadi Single Mom, Pilih Tanpa Suster dan Latih Anak Mandiri
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo