Matamata.com - Elza Syarief, yang mewakili Sajad Ukra membantah sempat berniat menculik atau merebut hak asuh A, anak dari pernikahannya dengan Nikita Mirzani.
"Nggak bener, Sajad cuma pengen ketemu anaknya, nggak mau culik atau rebut hak asuh. Dia kerja dan tinggal di Singapura bukan hal mudah buat dia bawa-bawa anak. Khawatir Niki aja itu," kata Elza Syarief di kantornya kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/8/2019).
Elza mengatakan kalau Sajad Ukra khawatir A tidak mengenal sosok ayahnya. Karena itu, dia ngotot mau bertemu dengan sang buah hati.
"Pokoknya ketakutan Sajad ambil anak itu berlebihan karena dia cuma mau main sama anak. Khawatir anaknya nggak kenal sama bapaknya. Terakhir ketemu masih bayi nggak mungkin inget. Padahal anak kan ada bin siapa, mau ditaro nama siapa kalau bukan ayahnya?" kata Elza.
Berbagai cara sudah dilakukan oleh Sajad Ukra, tapi kedatangannya selalu ditolak Nikita Mirzani. Tak heran apabila lelaki itu memilih menempuh jalur hukum.
"Kita pernah datangi tapi sama ibunya tetap ditolak mentah-mentah. Ya sekarang dia mungkin kita tau aktingnya sudah jadi tersangka jadi boleh liat anaknya. Tapi kan kita nggak tahu sifatnya, karakter dia gimana? Hukum aja suka dia (Nikita Mirzani) langgar," kata Elza Syarief.
Seperti diketahui, Nikita Mirzani dilaporkan Sajad Ukra atas kasus penelantaran anak. Kini kasus itu pun sudah masuk tahap penyidikan di Polda Metro Jaya. (Sumarni)
Berita Terkait
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri Usai Ditangkap, Kuasa Hukum Buka Suara
-
Polda Metro Siagakan 585 Personel Amankan Kunjungan Presiden Jerman di Jakarta
-
Polda Metro Jaya Periksa Instansi Terkait dan Ditjen Perkeretaapian Soal Kecelakaan di Bekasi
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
Terpopuler
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
-
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta Sebut Paparan Presiden Prabowo Perkuat Pemahaman Aliran Bernegara
-
KDM Alihkan Hadiah Sayembara Rp250 Juta untuk Masa Depan Korban Penyekapan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo