Matamata.com - Lucinta Luna masih merasakan trauma mendalam dengan tragedi pelecehan seksual yang dialaminya.
Saat ditemui wartawan pada Jumat (13/9/2013), Lucinta Luna bercerita dengan penuh emosional.
Katanya, ia dipegang bokongnya oleh pria mabok yang tak dikenalnya. Saking marahnya, Lucinta Luna pun refleks menggambar pelaku.
Luna pun tanpa segan menceritakan kondisi pelaku setelahnya.
"Iya iya luka. Pas saya gampar berdarah," ungkap Lucinta Luna.
Tahu pelakunya luka karena ia gampar. Lucinta Luna pun membebaskan pelaku untuk visum. Namun tentunya ia juga nggak akan tinggal diam karena merasa dilecehkan.
"Lu visum laporin gue. Yaudah gue laporin balik. Karena yang pertama kali mulai kan elu. Itu pelecehan. Saya wanita. Kehormatan itu harus aku jaga," tegas Lucinta Luna masih menggebu-gebu.
Disinggung apakah Lucinta punya basic beladiri. Ia malah menjawab kalau dirinya seolah punya kekuatan bak Samson dalam dirinya saat itu.
Meski sempat bersitegang, kini keduanya sudah berdamai.
"Iya dia sudah meminta maaf. Keluarganya sampai nangis-nangis," tambahnya.
Berita Terkait
-
Menpora Erick Thohir Kutuk Pelecehan Seksual Atlet: Itu Perbuatan Jahanam!
-
Wajah Baru Sarwendah setelah Oplas malah Banjir Cibiran: Padahal Cantik Pas Natural
-
Biasa Tampil bak Artis Korea, Lucinta Dandan ala India Begini Hasilnya
-
Isa Bajaj Cabut Laporan Polisi Terkait Dugaan Kekerasan terhadap Anaknya hingga Kemaluannya Berdarah, Ini Alasannya
-
Saipul Jamil Ngaku Kecewa dengan Ucapan Ivan Gunawan, Netizen Gak Terima: Orang Jelas Ketawa-ketawa
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo