Matamata.com - Hingga kini RUU KUHP masih hangat diperbincangkan dari masyarakat biasa, publik figur, hingga tokoh-tokoh penting tanah air.
Salah satunya ada pengacara Farhat Abbas. Berbeda pendapat dari yang lain, mantan suami Nia Daniaty itu justru mengaku bingung kenapa rancangan undang-undang menuai polemik.
"DPR dan pemerintah sangat modern dan manusiawi dalam membuat undang-undang, tapi kok ditentang ya," ujar Farhat Abbas di laman Instagramnya.
Sontak saja, unggahan Farhat Abbas itu langsung mencuri perhatian khalayak ramai. Bahkan, tak sedikit netizen yang menyindir Farhat Abbas selalu cari kesempatan untuk panjat sosial (pansos).
"Pengin diserbu massa pendemo kemarin bang," kata akun @kairoadam.
"Kenapa ya silang terus pikirannya, apa cari sensasi," jelas netizen @dewilstari6667.
"Caleg gagal diem aja," imbuh akun lain @paulinusfirda.
"Jadi tahu deh. Ada pengacara yang cuma bisa mencari sensasi," kata netizen @fatihmr2204.
Berita Terkait
-
Agus Terancam Pidana karena Diduga Menyalahgunakan Duit Donasi, Resmi Dilaporkan ke PPATK
-
Tawarkan Uang Rp300 Juta ke Agus Salim, Denny Sumargo Minta Jangan Kasih Tahu Farhat Abbas
-
Kekhawatiran Denny Sumargo Terbukti, Farhat Abbas Berencana Lapor KPK
-
Farhat Abbas Polisikan Pendeta Gilbert Lumoindong
-
Farhat Abbas Bocorkan Pacar Bule Nia Daniaty, Malah Disebut Cemburu: Masih Cinta Kelihatan Banget
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo