Matamata.com - Mulan Jameela memberikan klarifikasi terkait pemberitaan dirinya disebut pura-pura menelpon saat diwawancara oleh wartawan usai menjalani pembekalan anggota MPRR 2019-2014 di Gedung DPR.
"Kejadian fakta: Selesai pembekalan materi 4 pilar MPRRI, dilobby saya berusahan nelpon anak saya berkali-kali untuk jemput ke lobby. Karena sinyal super jelek, bikin hape saya kembali ke mode kunci.
Ada 1 wartawan bilang 'Mbak hpnya mati'. Terima kasih Mbak, sudah ngasih tahu. Karena saya harus telpon anak saya lagi. Jadi saya ga berenti mencoba telpon anak saya sampe akhirnya nyambung.
Karena posisi anak saya masih jauh, akhirnya saya kembali ke hotel memakai bis yang sudah disediakan untuk para anggota.
Berita di media: Pura-pura telpon," klarifikasi istri musisi Ahmad Dhani ini di media sosial Instagramnya.
Seperti diketahui, hari ini Selasa (1/10/2019) Mulan Jameela dilantik menjadi anggota DPR RI periode 2019-2004 bersama 13 artis lainnya.
Istri Ahmad Dhani ini pun memohon doa agar pelantikannya berjalan lancar.
"Insyaallah (siap), mohon doanya aja," kata Mulan Jameela saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2019).
Meski akan segera berpolitik, Mulan Jameela seolah tak ingin kehilangan sorotannya menjadi publik figur. Ibu tiga anak ini pun mengenakan pakaian eye catchy rancangan desainer kondang Didiet Maulana.
"(Pakai) Baju Bodo rancangan Didiet Maulana," jelas Mulan Jameela.
Baju Bodo sendiri merupakan pakaian tradisional suku Bugis yang dipilih Mulan sesuai tema pakaian hari ini. Istri Ahmad Dhani itu menyebut baju gombrong sesuai dengan style-nya.
"Ini kan semua pakai baju nasional kan. Kebetulan pakai Baju Bodo, karena konsepnya juga sesuai, ini kan bajunya gombrong," tukasnya.
Berita Terkait
-
Mensesneg Prasetyo Hadi Resmi Ditunjuk Jadi Ketua Satgas Mitigasi PHK
-
Kasus Penyekapan Perempuan di Bandung: Komisi III DPR RI Minta Pelaku Dihukum Berat
-
DPR Ingatkan Hibah Motor Listrik BGN ke Guru Honorer Jangan Jadi Beban Baru
-
Pasokan Batu Bara PLN Aman, DPR Ungkap Penyebab Gangguan Listrik Jawa
-
Pemerintah Tunggu DPR Rampungkan Pembahasan RUU Perampasan Aset
Terpopuler
-
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Dukung Said Iqbal Atasi Kasus 8.300 PHK Karyawan PT Freeport Indonesia
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
-
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta Sebut Paparan Presiden Prabowo Perkuat Pemahaman Aliran Bernegara
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo