Matamata.com - Kabar duka datang dari dunia hiburan tanah air. Pada hari Rabu (13/11), seniman Djaduk Ferianto dinyatakan telah meninggal dunia.
Hal ini pertama kali disampaikan oleh kakaknya, Butet Kertaradjasa lewat Instagram pribadinya.
Djaduk sendiri meninggal pada usia 55 tahun dan meninggalkan seorang istri serta lima anak. Dulu, ia dan kakaknya Butet pernah mencuri perhatian publik saat membintangi film Petualangan Sherina.
Mengetahui kabar duka tersebut, Mantan Menteri Agama, Lukman Hakim datang berbelasungkawa di kediaman mendiang Djaduk yakni di Padepokan Seni Bagong, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.
Mantan menteri agama tersebut datang ke rumah duka sekitar pukul 14.37 WIB. Ia hanya menggunakan kemeja gelap dipadukan celana cokelat dan sepatu pantofel. Kedatangannya sendiri langsung disambut Butet Kertaradjasa.
Bukan hanya itu, Lukman Hakim juga memberikan pidato singkat tentang kenangan beliau dengan sosok Djaduk Ferianto dan juga dukungan moril untuk keluarga yang ditinggalkan.
Berita Terkait
-
Setahun Disembunyikan, Butet Ungkap Rekaman 5 Menit Usai Djaduk Meninggal
-
Wajib Hadir! Peninggalan Djaduk Ferianto Akan Dipamerkan di Ngayogjazz 2019
-
Unggah Kenangan dengan Djaduk Ferianto, Soimah Banjir Ungkapan Belasungkawa
-
Seniman Meninggal Dunia, Penampilan Artis saat Kondangan Bikin Tercengang
-
Djaduk Ferianto Tutup Usia, Nikita Mirzani Putus dengan Pacar Bule
Terpopuler
-
Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju Banjir Doa dari Rekan Artis hingga Kehadiran Tokoh Negara
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo