Matamata.com - Atta Halilintar belum lama ini dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh seorang Ustaz bernama Rohimat karena diduga menistakan agama. Dia menilai Atta telah melecehkan gerakan salat.
Menanggapi hal tersebut, Atta hanya tersenyum santai. Ia pun enggan berkomentar panjang.
"Ya aku sih no comment aja ya," ujar Atta Halilintar saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2019).
Atta mengaku santai karena menurutnya masyarakat telag cukup pandai untuk menilai. Ia juga memasrahkan terkait persoalan hukumnya ke orang yang berpengalaman.
"Orang-orang hukum juga kan sekarang pintar, dia pasti tau mana orang yang cuma cari sensasi mana yang bener-bener baik sama aku. Aku menyerahkan semuanya pada orang-orang berpengalaman aja," tutupnya.
Sebelumnya, Atta Halilintar juga sudah memberikan klarifikasi ihwal tuduhan telah melecehkan gerakan salat dalam video yang dibuat.
Menurutnya, video yang beredar di media sosial itu sudah dipotong sehingga menghilangkan konteks sesungguhnya.
Padahal, lanjut Atta, video asli justru dibuat untuk memberitahu mana-mana saja yang tak boleh dilakukan ketika salat.
Berita Terkait
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
-
Rocky Gerung Bela Dokter Tifa di Polda Metro: Meneliti Itu Metodologi, Bukan Penghinaan!
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Polda Metro Jaya Tunda Pemeriksaan Lanjutan Richard Lee
-
Anggota DPR: Kritik Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' Tak Perlu Dilaporkan ke Polisi
Terpopuler
-
King Nassar Punya Cara Unik untuk Lepas Penat
-
Presiden Prabowo Lantik Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Kemenhaj Minta Jemaah Haji Lapor jika Temukan Pungutan Liar, KBIHU Dilarang Jual Paket Wisata
-
Rekor Baru! Belanja Militer Global 2025 Tembus US$2,89 Triliun
-
DPR Dorong Pemerataan Program Kampung Internet untuk Transformasi Digital Desa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo