Matamata.com - Karen Pooroe alias Karen Idol mengaku belum menghubungi Marshanda yang dituding sebagai orang yang terlibat dalam kisruh rumah tangganya bersama suami, Arya Satria Claproth. Meski berteman dengan Marshanda, Karen mengaku kecewa.
"Karena berteman, harusnya kan saya sudah melakukan statement ini berulang-ulang. Harusnya sebagai teman, kalau misalnya suami dan anak dari temannya ini ada di tempatnya dia, diberi pertolongan atau apapun itu, harusnya diberitahukan kepada saya," kata Karen Pooroe, saat dijumpai di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan pada Kamis (28/11/2019).
Karen Pooroe justru menyebut tak perlu menghubungi Marshanda lantaran kasusnya dengan suami telah masuk ranah hukum. Maka, Karen hanya meminta agar Marshanda mengklarifikasi secara langsung soal keterlibatannya atas suami dan anaknya.
"Nggak usah, nggak perlu (hubungi Marshanda), karena saya melalui kuasa hukum, ini kan sudah tindakan hukum. Jadi saya mau semuanya benang merahnya tuh sama, inline," jelasnya.
"Kalau nanti saya tanya secara pribadi, ini mau kekeluargaan atau melalui hukum, atau mau gimana, saya kan sudah melakukan langkah hukum, dari awal," katanya menjelaskan.
Sebagaimana diketahui, cekcok antara Karen Pooroe dan suami bermula pada 8 September 2019. Karen sebelumnya mengaku mendapat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh suami dan melaporkannya ke Polrestabes Bandung. Sampai pada akhirnya, Karen Idol memergoki sang suami berada di apartemen milik Marshanda.
Berita Terkait
-
Prabowo Kumpulkan Jurnalis hingga Pakar di Hambalang, Bahas Geopolitik dan Transformasi Bangsa
-
Kritik Film 'Esok Tanpa Ibu': AI Tak Akan Pernah Bisa Gantikan Peran Ibu
-
Judol Bikin Hubungan Goyah? Psikolog UI Tekankan Pentingnya Komunikasi Empatik
-
Fikom UP Entrepreneuship Market Day, Unggulkan Industri Kreatif, Fashion dan Aksesoris Kekinian bagi Mahasiswa
-
Penyebab Renggangnya Hubungan Ruben Onsu dan Jordi Onsu, Ternyata Bukan Karena Betrand Peto
Terpopuler
-
Perdana Tampil di 'The Icon Indonesia', Sienna Spiro Bangga
-
Pemerintah Kucurkan Rp57 Miliar untuk 122 Program Riset Kampus
-
Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Energi Paling Lambat 2029
-
Yusril Ihza Mahendra Usul Ambang Batas Parlemen Disetarakan dengan Jumlah Komisi DPR
-
Update Insiden Bekasi Timur: Korban Meninggal Bertambah Jadi 16 Orang, KAI Mulai Uji Coba Jalur
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo