Matamata.com - Pablo Benua sempat minta izin melepas rompi tahanannya saat sidang kasus pencemaran nama baik 'bau ikan asin' tengah berlangsung.
"Saya minta izin lepas rompi (tahanan) pak, ruang sidang panas," kata Pablo Benua kepada majelis hakim di persidangan.
Tak langsung disetujui, majelis hakim meminta pendapat Jaksa Penuntut Umum (JPU) lebih dulu.
"Kami menyerahkan sepenuhnya kepada yang Mulia (Hakim)," jawab Donny M Sany selaku JPU.
Baru setelah itu, majelis hakim mempersilahkan Pablo Benua melepas rompi tahanannya. Aksi itu juga diikuti oleh Galih Ginanjar, terdakwa lainnya.
Sedangkan Rey Utami yang berada di tengah mereka tidak melepas rompi tahanan. Hanya saja, dia terlihat memegang kipas angin portabel selama sidang bergulir.
Selepas sidang, Galih Ginanjar mengaku sengaja ikut membuka rompi tahanannya gara-gara kondisi ruangan cukup panas.
"Lumayan panas sih," kata Galih Ginanjar singkat.
Seperti diketahui, Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua hari ini menjalani sidang dakwaan terkait kasus pencemaran nama baik.
Kasus ini berawal dari ucapan Galih Ginanjar yang menyinggung organ intim mantan istrinya, Fairuz A Rafiq bau ikan asin. Ucapan itu tayang di channel Youtube milik Rey Utami dan Pablo Benua.
Mereka kemudan dilaporkan Fairuz A Rafiq ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik dan dugaan pembuatan konten asusila. (Sumarni)
Berita Terkait
-
Pengen Punya Duit Rp4 Triliun Kayak Pablo Benua? Ini Rahasianya
-
Pablo Benua Siap Jadi Donatur Pondok Pesantren Al Zaytun: Saya Pasang Badan
-
Total Kekayaan Rey Utami Tembus Rp4 Triliun, Dirjen Pajak Disenggol
-
Rey Utami Artis Indonesia Paling Tajir 2023, Jajanin Kuli Bangunan Rp50 Juta!
-
Rey Utami Jadi Artis Paling Tajir 2023 Kalahkan Raffi Ahmad dan Agnez Mo, Dari Mana Sumber Kekayaannya?
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo