Linda Rahmadanti | MataMata.com
Sinyoirta Esperanza [Herwanto/Matamata.com]

Matamata.com - Sinyorita Esperanza memiliki cara unik untuk menyampaikan permintaan maaf pada suami, Robby. Dibantu teman-teman, presenter dan penyiar radio ini membuat permintaan maaf di billboard di sebuah jalan raya di Jakarta.

Awalnya Sinyo, sapaan akrabnya, berdiskusi dengan rekannya sesama penyiar radio. Dari beberapa ide, akhirnya diputuskan untuk meminta maaf lewat bilboard.

Baca Juga:
Akui Baru Ketemu, Sinyorita Ungkap Kesedihannya Ditinggal Agung Hercules

"Itu sebenarnya aku lagi ada masalah kecil aja. Cuma kebetulan nggak sengaja lagi ngobrol sama partner siaran, terus jadi bikin billboard minta maaf," kata Sinyorita Esperanza, saat ditemui di Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (18/12/2019).

"Terus jadi gue bingung, duh mau minta maaf dengan cara apa. Terus kepikiran waktu itu kan pernah tuh ada cewek yang di Bekasi yang dia minta notice gitu juga. Ah gue bilang lucu juga ya kalau bikin billboard," sambung Sinyorita Esperanza.

Namun Sinyorita Esparanza mengakui kalau niatnya untuk meminta maaf lewat billboard sempat tertunda karena harga yang cukup mahal.

Baca Juga:
Tahu Agung Hercules Sakit Sejak Lama, Sinyorita Pilih Bungkam

"Nah gue tanya sama Kemal, teman siaran. Tanya-tanya kan Rp 385 juta sebulan mahal juga kan," jelasnya.

Sinyorita meminta maaf kepada suami dengan cara memasang papan bilboard di jalan. [Instagram]

Orang baik selalu ada jalannya, mungkin pepatah itu cocok untuk Sinyorita Esperanza. Di tengah niatnya yang hampir ia batalkan, Sinyo menemukan jalan. Orang yang bertanggung jawab di iklan billboard tersebut rupanya penggemar Sinyo. Ia pun kemudian memasang permintaan maafnya tersebut, tanp dipungut biaya.

"Alhamdulillah jadinya di-support karena mereka juga kan pendengar setia kita. Terus habis itu bilang, gue sih dengerin perjuangan lu kayaknya memang benar-benar sepenuh hati. Mau minta maaf ke suami dan berusaha ngasih yang terbaik kalau nggak bakal ngelakuin kesalahan lagi," tutur Sinyorita.

Load More