Matamata.com - Rizky Febian mengaku tidak bisa melihat wajah almarhum ibunya, Lina Jubaedah untuk terakhir kalinya. Saat ingin melihat ibu, Teddy suami Lina melarangnya.
"Jadi sebenarnya yang terjadi itu ketika di hari H (Lina meninggal), Iky datang ke sana. Kondisinya itu mama sudah ditutup dengan pakai baju yang semalam mama pakai. Dan sudah pakai kafan," ungkap Rizky Febian, saat ditemui di kediamannya di kawasan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (8/1/2020).
Saat ingin membuka kain kafan almarhumah Lina, Rizky Febian dilarang oleh Teddy. Alasannya karena khawatir pelantun "Kesempurnaan Cinta" menangis. Teddy beralasan, jenazah tidak boleh terkena air mata.
"Ketika aku mau membuka wajah mama, dari pihak suami melarang. Katanya, takut air matanya turun ke wajah mama. Sedangkan aku anak pertama," kata Rizky Febian kecewa.
Rizky Febian mengaku saat ingin melihat almarhumah ibunya, bapak sambungnya berada didekat almarhum.
"Ya, ada suaminya di sana. Dibilangnya takut ada air mata yang jatuh di sana," sambung Rizky Febian.
Bagi Rizky Febian, melihat almarhum ibunya merupakan hal yang paling berharga saat itu.
"Itu hari terakhir lho. Maksudnya hari terakhir untuk anak-anaknya melihat sang ibu," tutur Rizky Febian.
Seperti diketahui, Rizky Febian melapor ke Polrestabes Bandung, Senin (6/1/2020) karena curiga jenazah ibunya mengalami lebam. Rabu (8/1/2020), polisi pun menggeledah rumah Teddy dan membawa sejumlah barang bukti seperti CCTV, PC komputer, dan ponsel milik Lina. (Ismail)
Berita Terkait
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Seskab Teddy dan Menkop Bahas Pendaftaran 30.000 Manajer Koperasi Desa Merah Putih
-
Maraton 5 Jam di Kremlin, Prabowo dan Putin Sepakati Kerja Sama Energi hingga Hilirisasi
-
Seskab Teddy Terima Kunjungan Kepala BIN, Bahas Sidang TPA dan Isu Strategis Dalam Negeri
-
Seskab Teddy dan Mensos Gus Ipul Bahas Prestasi Sekolah Rakyat hingga Akurasi Bansos
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo