Matamata.com - Dituding menjadi seorang simpanan petinggi direksi Maskapai Garuda, Siwi Widi Purwanti alias Siwi Sidi tetap bekerja seperti biasanya.
Namun dia tidak memungkiri harus menjelaskan kepada dewan direksi maskapai tersebut mengenai isu-isu yang dihembus akun Twitter, @digeembok.
"Dengan isu seperi itu saya pasti klarifikasi. Ada pengadilan dari kantor saya juga sudah bicara dengan divisi terkait legal aspek," jelas Siwi Sidi, saat menggelar jumpa pers bersama tim kuasa hukumnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2020).
"Dan atasan saya juga sudah mengetahuinya dan saya juga menjelaskan secara jelas detialnya bagaimana," sambungnya.
Siwi Sidi juga memastikan di tempatnya bekerja tidak merasa dikucilkan dari rekan-rekan pramugari lainnya.
"Saya sih tidak pernah merasa dikucilkan atau didiskriminasikan. Saya menjalankan pekerjaan saya seperti biasa," sambungnya.
Namun Siwi Sidi tidak memungkiri merasa tertekan dengan isu miring yang dihembuskan oleh akun twitter, @geeembok.
"Cuma ya memang saya merasa tekanan dari penumpang. Penumpang lebih perhatian terhadap saya, atau mungkin sudah ada foto yang sudah tersebar saya sedang bekerja, itu saja. Jadi merasa tidak nyaman aja," tuturnya.
Walau hal tersebut terjadi, Siwi Widi mengaku tetap profesional menjalani pekerjaannya sebagai seorang pramugari.
"Cuma seperti biasa aja, bekerja secara profesional," tutur Siwi Sidi. [Ismail]
Berita Terkait
-
Kemenag Sumbar Distribusikan Koper Jemaah Haji Kloter 1 Padang Lebih Awal
-
Romantis! Musisi Rucky Markiano Persembahkan Lagu 'Cerita Teman Hidup' untuk Istri Tercinta
-
Komisi X DPR Sebut Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Fokus pada Penguasaan Teknologi
-
John Herdman Usung Visi 'Garuda Baru', Targetkan Indonesia Lolos Piala Dunia 2030
-
Lebih Pilih Garuda daripada Jamaika, John Herdman: Indonesia Punya Visi dan Suporter Luar Biasa!
Terpopuler
-
Menag Nasaruddin Umar Ucapkan Selamat Paskah 2026, Ajak Umat Doakan Kedamaian Bangsa
-
Wapres Gibran Lepas 150 Alumni LPDP Pejuang Digital ke Wilayah 3T
-
Polisi Ungkap Motif Penyiraman Air Keras di Bekasi, Pelaku Dendam Sejak 2018
-
Kemensos Salurkan Bantuan Rp11,70 Miliar untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Agam
-
KPK Usut Aliran Uang Pendaftaran Perangkat Desa dalam Kasus Bupati Pati Sudewo
Terkini
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano