Matamata.com - Teddy menolak didampingi pengacara menghadapi kasus kematian istrinya, Lina Jubaedah. Seperti diketahui, Rizky Febian mengadukan kematian ibundanya ke Polrestabes Bandung karena dianggap janggal.
Padahal, ada beberapa pengacara yang siap mengawalnya menjalani kasus hukum ini.
"Ada bebearapa temen, dari media juga nyaranin, ada lawyer, udah ada lima (pengacara). Saya juga nggak ambil keputusan untuk ambil lawyer," kata Teddy dalam tayangan Status Selebritis di Youtube baru-baru ini.
Teddy anggap tak perlu didampingi pengacara. Pasalnya, dirinya tinggal menunggu hasil autopsi jenazah Lina dari pihak kepolisian.
Jelang pengumuman hasil autopsi Lina Jubaedah, Teddy mengaku santai. Menurutnya tak perlu ada yang dicurigai dari kematian Lina.
"Karena emang gitu udah kematian, udah takdir, saya sampai saat ini kooperatif. Sama kepolisian diminta datang saya udah kasih keterangan," ujar Teddy.
Lina Jubaedah meninggal dunia pada 4 Januari 2020. Curiga dengan kematian sang bunda, Rizky Febian si sulung melaporkannya ke Polrestabes Bandung.
Menindaklanjuti laporan Iky-sapaan akrab Rizky Febian, polisi membongkar makam Lina Jubaedah untuk keperluan autopsi.
Berita Terkait
-
Jaga Solidaritas! Kader Posyandu Mawar 1 Kalisari, Gelar Darmawisata Hangat di Kebunsu Bogor
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Seskab Teddy Ungkap Hasil Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo dan Efisiensi Anggaran
-
Kantongi 4 Kesepakatan Strategis, Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Kunjungan ke Prancis
-
Kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis Hasilkan 4 Kesepakatan Komersial Baru
Terpopuler
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Menuju Panggung Internasional, Atlet Muda Indonesia Dibina dengan Jangka Panjang
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo