Matamata.com - Sidang kasus trio "Ikan Asin" dengan agenda pemanggilan saksi ahli digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (24/2/2020). Sayangnya, saksi ahli berhalangan hadir dan sidang terpaksa ditunda.
"Saksi belum siap yang mulia, karena itu kami mohon sidang ditunda," ujar pengacara Pablo Benua dan Rey Utami, Rihat Hutabarat dalam sidang.
Pihak Pablo pun meminta sidang kembali dilanjutkan pekan depan. Namun, majelis hakim menolak lantaran telah disepakati sidang perkara "Ikan Asin" akan digelar seminggu dua kali.
Usai sidang, kuasa hukum menjelaskan bahwa saksi ahli yang diharuskan hadir hari ini tak bisa hadir. Hal itu lantaran saksi ahli tidak dapat menyesuaikan jadwal karena ada kepentingan.
"Jadi saksi ahli yang merupakan ahli bahasa ada kepentingan, jadi tidak bisa memenuhi jadwal," jelasnya.
Sementara itu, Pablo Benua dan Rey Utami tampak pasrah saja pada penundaan tersebut. Sidang pun akan dilanjutkan Rabu, 26 Februari mendatang.
Berita Terkait
-
Ustaz Solmed Malu-malu saat Disenggol soal Isi Rekening oleh Rey Utami: Nolnya Ada 12?
-
Bukan Warisan Suami, Muzdalifah Blak-blakan soal Asal-usul Rumah Mewahnya
-
Wirang Birawa Ramal Tahun 2024 Artis Inisial 'RI' Diselingkuhi Suami: Ria Ricis?
-
Master Firasat Wirang Birawa Sebut Ada Artis Wanita Inisial RI yang Diselingkuhi, Instagram Rey Utami Banjir Dukungan
-
Pengen Punya Duit Rp4 Triliun Kayak Pablo Benua? Ini Rahasianya
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo