Matamata.com - Pada Jumat (28/2/2020) siang tadi, musisi senior Oding Nasution telah dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat. Menurut penuturan keluarga, jenazah Oding dikubur satu liang lahat dengan kedua orangtuanya.
"Iya (dikuburnya satu liang lahat) bapak dan ibunya," kata putri ketiga Oding Nasution, Emily Nasution, di TPU Karet Bivak, Jumat (28/2/2020).
Keputusan dikubur satu liang lahat dengan kedua orangtuanya, menurut Emily bukan atas permintaan almarhum, melainkan inisiatif keluarga.
Diketahui, Oding Nasution meninggal dunia di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan,kemarin, Kamis (27/2/2020) malam. Oding disebut meninggal dunia karena penyakit ginjal. Bahkan Oding dibenarkan sudah melakukan cuci darah selama 2 tahun.
Sebagai seorang gitaris andal, Oding Nasution telah menggawangi sejumlah band terkenal di Tanah Air seperti God Bless, Gipsy Band, Cockpit, dan Prambors Band. Oding merupakan adik dari almarhum Debby Nasution. Juga merupakan adik dari musisi Keenan Nasution dan Gauri Nasution. [Ismail]
Berita Terkait
-
Bangkitkan Semangat Bangsa, Musisi Senior Jimma Hariesda Luncurkan Album 'GIE2050'
-
Ariel NOAH Tegaskan Setuju Sistem Direct License, tapi Angkat Suara soal Pelaksanaannya
-
10 Potret Terbaru Titiek Puspa, Musisi Legendaris Masih Eksis di Usia 83
-
Kaki Kanan Musisi Senior Jimmie Manopo Diamputasi, Ini Penyebabnya
-
Erix Soekamti Nikah Lagi, Musisi Oding Nasution Meninggal Dunia
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo