Matamata.com - Maudy Ayunda diketahui sedang menempuh pendidikan S2 di Stanford University sejak 2019. Dia pun menceritakan kondisi terbaru kampusnya saat wabah virus corona merebak di Amerika.
Maudy bilang ada orang salah satu fakultas di sana positif corona. Hal ini menyebabkan kampus panik dan memutuskan proses belajar secara online.
"Ada banyak kasus di sini dibandingkan di Indonesia, ramainya sudah dari beberapa minggu yang lalu. Minggu lalu sebelum final exam, tiba-tiba final exam aku semuanya dibikin virtual karena kasus corona. Dan juga mereka mengumumkan bahwa ada orang di fakultas yang kena virus, universitas aku panik, nggak ada kelas lagi, semua online, ujian online juga," kata Maudi Ayunda via siaran VLive hari ini, Sabtu (21/3/2020).
Pihak universitas melarang mahasiswa kumpul-kumpul. Kalaupun harus banget ngumpul di bawah 15 orang.
"Kita juga disuruh social distancing, kalau ketemu temen udah nggak berpelukan, cuma sentuh siku. Ini sangat serius, yang aku takutin berapa lama ini akan berlangsung," tambahnya.
Maudy juga mengungkapkan kalau dia seharusnya pulang ke Indonesia tapi ditangguhkan.
"Iya jadi aku tuh harusnya pulang cuma kalau sekarang aku ngerasa itu resiko tinggi, karena ada kemungkinan besar kalau mau sekolah jadi nggak bisa balik sini. Walaupun kelasnya online, ada kemungkinan aku tetep harus hadir untuk absen di kelasnya karena sifat kelas aku cukup interaktif," tambahnya.
Meski online, Maudy juga mengungkap kesulitannya tak bisa pulang. Hal ini terkait perbedaan waktu di mana bila kelas online mulai jam 8 pagi di Amerika, di Indonesia berarti jam 10 malam hingga 5 pagi buta.
Berita Terkait
-
Maudy Ayunda Kisahkan Masa Sulit Semasa Sekolah: Metode Belajar Kreatif Jadi Kunci Kesuksesan
-
Temani Maudy Ayunda Kerja, Sikap Jesse Choi Disorot: Beruntungnya Kau Pak!
-
10 Momen Liburan Maudy Ayunda dan Jesse Choi Liburan di Italia, Vibes-nya High Class Banget
-
Maudy Ayunda Ingin Hapus Soal Pilihan Ganda Sampai Trending: Kurang Realistis Aja
-
Maudy Ayunda Didukung Jadi Menteri Pendidikan, Ini yang Ingin Diubah!
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Lantik Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Kemenhaj Minta Jemaah Haji Lapor jika Temukan Pungutan Liar, KBIHU Dilarang Jual Paket Wisata
-
Rekor Baru! Belanja Militer Global 2025 Tembus US$2,89 Triliun
-
DPR Dorong Pemerataan Program Kampung Internet untuk Transformasi Digital Desa
-
Bahlil hingga M. Qodari Buka Suara Soal Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Senin Ini
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo