Linda Rahmadanti | MataMata.com
Tya Ariestya. (Suara.com/Sumarni)

Matamata.com - Tya Ariestya pernah meminta sang suami, Irfan Ratinggang untuk mencari perempuan lain.

Kejadian itu terjadi setelah dirinya tahu kalau sulit mempunyai keturunan. Tya Ariestya dinyatakan menderita PCOS atau Polycystic Ovarian Syndrome.

Baca Juga:
Ultah ke-34, Tya Ariestya Dikirimi Karangan Bunga Uang Rp 50 ribuan

"Sebelum nikah pas dicek terjadilah PCOS. Aku googling segala macem, PCOS ini lebih sulit hamil dan lebih gampang keguguran dibanding perempuan lainnya," cerita Tya Ariestya di akun YouTube The Hermansyah A6 yang diunggah belum lama ini.

"Jadi pas dia ngajakin nikah, aku sudah nangis-nangis tuh. Bilang kamu cari perempuan lain saja, kalau sama aku kan susah hamil," sambungnya lagi.

Perempuan 34 tahun ini tidak mau hubungan rumah tangganya bisa hancur gara-gara masalah anak.

Baca Juga:
Diminta Jadi Bridesmaid Pernikahan Jessica Iskandar, Tya Ariestya Tak PD

"Takutnya pas kita nikah, dia kan sudah 34 tahun, nikah kan mau punya anak, kalau sama aku nanti susah punya anaknya. Aku nggak mau pernikahannya bermasalah terus cerai gara-gara nggak punya anak," ucap Tya Ariestya.

Tya Ariestya dan suami, Irfan Ratinggang saat menggelar konfrensi pers soal persalinan anak keduanya di RSIA Bunda Menteng, Jakarta, Kamis (2/5/2019). [Suci Febriastuti/Suara.com]

Tapi untungnya, Irfan Ratinggang mencoba terus buat meyakinkan Tya Ariestya. Dia bahkan meminta agar sang istri tidak terlalu memusingkan soal anak.

"Terus dia bilang, pertama kita usaha dulu. Normal alami seperti biasanya, nanti kalau Allah kasih pasti dikasih. Kedua ada teknik bantuan mendapat anak, nanti kita coba (bayi tabung)," tutur Tya Ariestya.

Baca Juga:
Ajak Warga Main TikTok saat Banjir Seperut, Tya Ariestya Dipuji Selangit

"Tapi kalau tidak bisa juga, anak itu titipan Allah, titipan Allah itu bukan cuma keluar dari rahim kamu, kita bisa adopsi. Akhirnya dari situ aku mikir, ini orang yang tepat. Dia ada solusi dan jalan keluarnya," imbuhnya lagi. (Sumarni)

Load More