Matamata.com - Demi mencegah kerumunan ditengah pandemi virus corona, pihak kepolisian akan mengawal prosesi pemakaman Didi Kempot.
Melansir dari YouTube channel CNN Indonesia, Kombes Pol Andy Rifai selaku Kapolresta Solo mengatakan tim kepolisian sudah disiapkan mengawal jenazah Didi Kempot.
"Kita nanti akan membantu dalam pengalaman kereta jenazahnya. Kita sudah sampaikan kepada anggota yang membawa jenazahnya tetap harus memperhatikan protokol kesehatan," tutur Andy Rifai.
Dia juga mengimbau agar masyarakat tidak melayat ke rumah duka Didi Kempot. Pasalnya, jenazah akan berada di sana cuma sebentar.
"Tadi kita sudah imbau juga kepada masyarakat tidak usah datang ke rumah duka, cukup mendoakan melalui rumah masing-masing," ucap Andy Rifai.
"Nanti di rumah duka sudah siapkan pengamanannya antisipasi kerumunan massa. Kita sudah koordinasi sama keluarga kalau pesemayaman di rumah duka cuma sebentar," sambungnya lagi.
Jenazah Didi Kempot sendiri akan dimakamkan di Ngawi, Jawa Timur. (Sumarni)
Berita Terkait
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Istri Didi Kempot Tak Puas dengan Cara Minta Maaf Salma Salsabil, Yang Bersangkutan Malah Asyik Pamer Foto
-
Lirik Lagu Layang Kangen - Denny Caknan
-
5 Potret Anak Didi Kempot: Miliki Bakat Bernyanyi seperti Ayahnya
-
Setahun Kematian Didi Kempot, Yan Vellia: Tidak Bisa Mencegah Takdir Allah
Terpopuler
-
Bahasa Prancis Wacana Masuk Kurikulum, Komisi X DPR Minta Pemerintah Kaji Matang
-
Menko Pangan Tegaskan Swasembada Pangan Menyangkut Hak Rakyat dan Kesejahteraan Petani
-
PLN Buka Suara Soal Tarif Listrik April-Juni 2026 dan Cara Cek Tagihan
-
Gerindra Puji Sikap Elegan Megawati yang Tetap Hormati Presiden Prabowo
-
Nadiem Makarim Terharu Ratusan Sopir Ojol Padati Sidang Pleidoi Kasus Chromebook
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo