Matamata.com - Didi Kempot meninggal dunia memang menyisakan rasa kehilangan mendalam bagi orang yang mengenalnya. Presenter sekaligus penyiar radio Gofar Hilman juga turut berduka atas kepergian penyanyi campursari tersebut.
Gofar mengenang ketika dirinya sukses membuat Ngobam (Ngobrol Bareng Musisi) Didi Kempot di Youtube. Bahkan itu adalah Ngobam off air pertama yang pernah dibuat Gofar.
"Momen itu (ngobam), nggak pernah gue lupain, bersenang bersama di Solo," ungkap Gofar Hilman di Instagram.
Cerita bagaimana awal Ngobam Didi Kempot bisa terjadi juga diungkap Gofar. Awalnya, dia membuat cuitan di Twitter untuk mencari tahu kontak manajemen Didi Kempot.
Hingga akhirnya, Gofar mendapat kontak yang bisa dihubungi. Masih dalam bidik layar cuitan di Twitter, Gofar waktu itu berandai-andai sepertinya bakal lebih seru Ngobam kali ini dibuat offair dengan mengundang penonton.
Ngobam Didi Kempot digelar di Wedangan Gulo Klopo, Jalan Diponogoro No 123 Wirogunan Kartasura, Jawa Tengah pun jadi kenyataan.
Ngobam Didi Kempot di sana waktu itu membuat Gofar sangat berkesan. Dihadiri penonton sampai 1.500 orang, acara tersebut menurut Gofar benar-benar di luar ekspetasi.
Kedekatan mereka membuat Gofar tak langsung percaya saat mendengar kabar meninggalnya Didi Kempot. Dia menghubungi pihak manajemen Didi untuk memastikannya.
"Pagi ini membaca berita-berita seakan nggak percaya, sampe gue nelfon mas @blontankpoer," jelas Gofar Hilman.
"Selamat jalan pakde Didi Kempot. Rest in peace, legend!," tutup Gofar Hilman.
Sebagai informasi, Didi Kempot meninggal meninggal dunia pagi ini dalam usia 53 tahun di RS Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah.
Didi Kempot lahir di Surakarta 31 Desember 1966 dan memiliki nama asli Dionisius Prasetyo. Dia adalah seorang penyanyi dan penulis lagu campursari.
Didi Kempot dikenal sebagai maestro campursari dan penulis lagu yang handal sepanjang kariernya. Sebelum hijrah ke Jakarta pada 1987 hingga 1989, Didi Kempot sempat memulai karier sebagai musisi jalanan di Surakarta sejak 1984 hingga 1986.
Didi Kempot merupakan nama panggung, yakni singkatan dari Kelompok Pengamen Trotoar, grup musik asal Surakarta yang membawanya ke Jakarta.
Didi Kempot sampai dijuluki The Godfather of Broken Heart karena konsisten menulis lagu bertemakan patah hati.
Selamat jalan Didi Kempot. [Herwanto]
Berita Terkait
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Istri Didi Kempot Tak Puas dengan Cara Minta Maaf Salma Salsabil, Yang Bersangkutan Malah Asyik Pamer Foto
-
Sentil Emak-emak, Nia Ramadhani Ungkap Pentingnya Jaga Badan: Kalau Suami Pulang Yang Dilihat Butek Kan Males
-
Gofar Hilman Pamer Foto Bareng Cewek, Go Public Sudah 3 Tahun Pacaran: Setia Kamu Bang!
-
Ngaku Punya Hardisk Isi Bokep Sendiri, Gofar Tiduri 100 Cewek Umur 20 Tahun sampai Otong Koil Gagal Paham!
Terpopuler
-
Mensos: Angkatan Pertama Sekolah Rakyat Siap Luluskan 453 Siswa Tahun Ini
-
Revitalisasi Sekolah 2026: Mendikdasmen Kucurkan Rp2,6 Triliun dan Gandeng Starlink
-
Menteri LH Dorong PSEL Palembang Mampu Olah 1.000 Ton Sampah per Hari
-
The Popstival Vol. 2 Hidupkan Kembali Euforia Festival di Depok yang Lama Dirindukan
-
Cegah Kekerasan Seksual, DPR Minta Kemenag Perketat Pengawasan Pesantren
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo