Matamata.com - Polisi telah menangkap Marta Sari yang juga pemilik akun @danunyinyir99 karena membuat fitnah dengan menyebar video asusila yang disebut mirip Syahrini.
Terkait kecurigaan ada oknum lain di balik tersangaka, pihak kepolisian memberikan penjelasan.
"Kami masih dalami terus. Motifnya sementara sangat pribadi. Kebencian secara pribadi. Apakah ada yg menyuruh kita masih dalami," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Kamis (28/5/2020).
"Kalau kegiatan sehari-hari (Marta Sari) memang berupaya untuk menarik followers sebanyak banyaknya," sambungnya.
Yusri memastikan, bila ada orang lain di balik Marta Sari, pihaknya dan polisi akan menciduk dan memproses orang tersebut. Sejauh ini pihak Syahrini sangat mempercayai dan berterima kasih dengan pihak kepolisian.
"Kalau memang ada yang ikut membantu, nanti kita amankan juga. Jadi mohon sabar, mudah mudahan bisa terkuak nanti kita akan sampaikan," tambahnya.
Seperti diketahui, Marta Sari menyebar video asusila di media sosial. Video tersebut disebut mirip Syahrini dan pasangannya. Tapi setelah ditelaah, rupanya perempuan di video tersebut bukan Syahrini. (Herwanto)
Berita Terkait
-
Christine Hakim Beberkan Alasan Syahrini Bisa Hadir di Red Carpet Cannes: Bukan karena Beli Tiket
-
Christine Hakim Bantah Kontroversi Syahrini, soal Tiket 'Festival Film Cannes 2025'
-
Syahrini Kembali Mencuri Perhatian, Tampil Memesona di Karpet Merah Cannes 2025
-
Kehamilannya Diragukan, Syahrini Duduk di Kursi Roda Akui Bobotnya Naik Belasan Kilogram: Mulai Capek
-
Pernah 2 Kali Keguguran, Kehamilan Syahrini Penuh Perjuangan: Semoga yang Ini Dijaga
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo