Matamata.com - Syahrini sudah melaporkan Lia Ladysta sejak 19 Maret 2019. Namun manajer pedangdut Lia Ladysta memastikan artisnya masih berstatus saksi atas laporan Syahrini terkait pencemaran nama baik.
"Lia kan sebagai saksi. Ini juga baru pemanggilan saksi," ungkap Julius manajer Lia Ladysta saat dihubungi Suara.com, Rabu (3/6/2020).
Meskipun begitu, Julius mengatakan kalau mantan personel Trio Macan itu siap memenuhi panggilan pihak penyidik untuk menjalani pemeriksaan.
"Pokoknya sebagai warga negara Indonesia Lia bersedia untuk memenuhi panggilan dari pihak polda. Kan dia juga sebagai saksi bukan sebagai tersangka," sambung Julius.
Sayang sampai saat ini Lia Ladysta belum tahu kapan pemeriksaan akan dilakukan. Namum pihak penyidik hanya mengabarkan akan memberi jadwal pemeriksaan dalam waktu dekat.
"Setelah tanggal 10 Juni nanti kami akan dihubungi lagi sama pihak Polda. Nanti juga kami akan informasikan ke teman-teman," terang Julius.
Seperti diketahui pihak Syahrini melaporkan Lia Ladysta gara-gara ucapannya di acara Pagi Pagi Pasti Happy edisi 14 Maret 2019. Lewat ucapannya kala itu, Syahrini merasa difitnah karena dibilang memiliki hubungan spesial dengan pengusaha asal Kalimantan yang biasa dipanggil "Pak Haji".
Laporan Syahrini terdaftar dalam nomor laporan LP/1690/III/2019/PMJ/DIT RESKRIMSUS tanggal 19 Maret 2019.
Berita Terkait
-
Tirukan Gaya Kibas dan Goyangan, Anita Sanzz Ingin Berduet dengan Penyanyi Lia Ladysta
-
Band 'Beringins', Lia Ladysta hingga Saipul Jamil, Rayakan Ultah Hj Erna Alif Rosnayni
-
Bupati Sudewo Ditangkap KPK! Penyanyi Lia Ladysta '3 Srigala', Bereaksi Keras
-
Usai Sukses dengan Bisnis Ceker Pedas, Lia Ladysta Hadirkan Kopi Khas di Restorannya
-
Lia Ladysta Rayakan Ultah Ibu Mertua bersama Sang Suami dan Karyawan: Semoga Mama Panjang Umur dan Bahagia
Terpopuler
-
Diduga Menipu hingga Miliaran Rupiah, Pengusaha Kayu Lapis di Sukabumi Dilaporkan ke Polisi
-
Mendag Siapkan Tiga Permendag Baru Atur Ekspor CPO hingga Batu Bara via BUMN
-
IHSG Hari Ini Anjlok 4 Persen, Menkeu Purbaya Andalkan Fundamental Ekonomi
-
SBY: UMKM Kunci Ketahanan Ekonomi Hadapi Ketidakpastian Global 2026
-
Rencana Kunjungan Megawati ke Dili, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Temui Presiden Timor Leste
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo