Matamata.com - Millendaru kembali menjadi perbincangan panas netizen di media sosial. Ini terkait sentilan perancang busana Ni Luh Djelantik yang ditujukan untuk keponakan Ashanty itu.
Lewat media sosial, Ni Luh Djelantik mengecam tindakan sejumlah masyarakat termasuk Millendaru yang asyik dugem saat pandemi Covid-19.
"Saat party dianggap lebih berharga dari upacara ngaben di tanah sendiri yang malah dikasuskan dan panitia jadi tersangka. Bebaskan tersangka ngabean Sudaji," ucap Ni Luh Djelantik.
"@millencyrus mewakili kalian yang keriting diem di rumah. Ikut aturan protokol kesehatan. Kemana-mana maskeran sambil menahan diri bersabar menunggu kapan pemerintah daerah bisa adil dan tegas," terang Ni Luh Djelantik.
Ya, Ni Luh Djelantik mengaku kesal dengan kebijakan pemerintah di daerahnya yang malah membolehkan acara pesta berlangsung.
"Manusia tak punya respek pada tanah kelahirannya akan mendapatkan jawaban dari semesta. Kalian lihat saja. Aku akan terus bersuara, sekalipun langit runtuh," pungkas Ni Luh Djelantik.
Tak berselang lama, postingan Ni Luh Djelantik menuai ragam komentar netizen.
"Iya tuh @ashanty_ash ponakannya nggak ikut protokol kesehatan," kata netizen @lely_camerik.
"Malu-maluin Millen," imbuh akun @auliaastriani.
Namun dilansir dari akun Instagram @millencyrus, ia mengaku jika dirinya dan sahabatnya hanya menghadiri undangan dan telah mengikuti protokol kesehatan.
"Even kemarin yang tadi malam itu Millen dan saya di-invite oleh penyelenggara dan kita sudah menjalankan protokol kesehatan dengan membawa masker, cek suhu dan lain-lain," kata sahabat Millendaru.
Millendaru juga meminta maaf atas beredarnya video di media sosial yang dianggap kurang menghormati tenaga medis.
"Dengan video-video tersebut nextnya kita harus lebih berhati-hati. Sebenarnya merugikan semuanya ya kita juga nggak menyalahi siapapun," jelas Millendaru.
Berita Terkait
-
Setengah Perempuan Indonesia Alami Obesitas Sentral, Kemenkes Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke
-
Lonjakan Kasus Covid-19 Terjadi, Kemenkes: Fatalitas Rendah, Penularan Masih Terkendali
-
Ashanty Hadapi Penyerobot Tanah Warisan, Minta Pembeli Stop Pembangunan
-
Diduga Cueki Mamah Dedeh saat Tedhak Siten, Keluarga The Hermansyah Tuai Pro Kontra
-
Ashanty Disebut Curi 'Posisi' Aurel Hermansyah di Tedhak Siten Azura, Netizen Kesal: Please Deh Ngalah Bentar
Terpopuler
-
Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju Banjir Doa dari Rekan Artis hingga Kehadiran Tokoh Negara
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo