Matamata.com - Baim Wong mengungkapkan alasannya mengapa menutup kolom komentar pada unggahan potret dirinya dengan Jokowi.
Baim Wong menjelaskan bahwa dirinya tak mau menjadi perantara pro dan kontra yang terjadi diantara netizen.
“Saya tidak mau komentar itu jadi perantara kalian, pro dan kontra berantem. Karena waktu itu ada 22 ribu orang yang komentar,” kata Baim Wong di channel YouTubenya, Minggu (28/6/2020).
Apalagi saat warganet bertengkar terjadi di postingan Baim Wong. Bapak satu anak ini pun tidak ingin terseret dosa.
“Nanti jadi dosanya ke saya. Buat apa?” lanjut Baim Wong.
Guna meredakan masalah, Baim Wong juga mengganti captionnya. “Supaya netral,” ujar aktor 39 tahun ini.
Meski keterangan foto tersebut diganti, namun tetap saja masih banyak komentar negatif yang menerpa Baim Wong.
“Terus tetep aja netizen +62 bilang oh lo ganti karena enggak ingin dibully, maunya aja dipuji,” tuturnya.
Mengenai tuduhan itu, Baim Wong membantahnya. Bukannya takut, melainkan tidak ingin memperkeruh suasana.
“Mau percaya atau nggak, gue tidak ada masalah,” jelas Baim Wong. (Rena Pangesti)
Berita Terkait
-
Jusuf Kalla Lapor Bareskrim, Seret Nama Rismon Sianipar Soal Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi
-
Rismon Sianipar Akui Keaslian Ijazah Jokowi, Ajak Roy Suryo Edukasi Terbuka
-
Gibran Peluk Rismon Sianipar di Istana: Kita Saudaraan, Enggak Ada Apa-apa Lagi
-
Presiden Prabowo Undang Para Mantan Kepala Negara ke Istana Malam Ini, Jokowi Pastikan Hadir
-
Rocky Gerung Bela Dokter Tifa di Polda Metro: Meneliti Itu Metodologi, Bukan Penghinaan!
Terpopuler
-
Usai Raih Penghargaan MURI, Band Dadali Hadirkan Lagu 'Tanpa Dirimu di Sisiku'
-
Perempuan Cantik dan Bertalenta, Ikut 'Audisi Miss Indonesia 20th' di Jakarta
-
Warga RW 10 bersama Lurah Kalisari, Gelorakan Budaya Pilah Sampah dari Rumah
-
Konferensi Perjanjian Nuklir NPT Gagal Capai Kesepakatan, Sekjen PBB Kecewa
-
Prabowo Tegaskan RI Sudah Swasembada Pangan di Tengah Konflik Geopolitik
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo