Matamata.com - Aktor senior Roy Marten menceritakan telah mencoba beberapa kali menghubungi artis. Tapi ajakannya tak membuahkan hasil.
Ayah Gading Marten ini mengaku kesulitan mengajak para artis berkolaborasi dalam konten YouTubenya.
"Ada beberapa, teman-teman artis saya hubungi bales saja tidak haha tapi it's ok. Ketika anak-anak muda saya hubungi tidak merespons ada," kata Roy Martin ditemui di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2020).
Menurutnya lebih mudah mengajak pejabat publik dibanding artis. Karenanya, konten YouTube Roy lebih sering mengadirkan politisi atau polisi.
"Tapi kalau yang senior-senior para politisi semua respons. Para orang-orang hebat di negeri ini semua oke," katanya.
Roy Marten membuat channel YouTube bernama Marten and Friends. Keputusannya terjun ke YouTube untuk ikuti perkembangan zaman.
Wah siapa nih yang sudah tolak ajakan Roy Marten ya. (Evi Ariska)
Berita Terkait
-
Roy Marten Angkat Suara tentang Kedekatan Gisel dan Cinta Brian, Sosok Aktor Muda yang Kini Jadi Sorotan
-
Prisia Nasution Jadi Hakim di Film 'Sang Pengadil': Melakukan Hal Tidak Biasa untuk Mengungkap Kebenaran
-
Berakting di Film 'Dul Muluk Dul Malik' Part 2, Ini Kata Anwar Fuady
-
Film 'MARNI: The Story Of Wewe Gombel' Bikin Seram Penonton, Hannah Al Rashid: Pesan Kuat terhadap Feminisme
-
Polo Srimulat dalam Kenangan di Mata Para Artis, Bopak: Dia Senior yang Baik
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo