Matamata.com - Hadi Pranoto enggan menemui awak media usai berkonsultasi kepada penyidik terkait laporannya terhadap Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid atas kasus dugaan pencemaran nama baik
Menurut kuasa hukum Hadi, Angga Busra Lesmana, kliennya lagi kurang sehat makanya menolak temui awak media.
"Karena beliau ini lagi nggak enak badan, kurang enak badan. Jadi beliau harus duluan pulang," ujar Angga Busra Lesmana saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2020).
Angga menuturkan Hadi baru akan dipanggil sebagai terlapor atas laporan Muannas pada Kamis (13/8/2020) mendatang.
"Kita akan siapkan semua data-data untuk pemanggilannya tersebut," ujar Angga.
Hadi Pranoto dan musisi Anji sebelumnya dilaporkan Muannas Alaidid ke Polda Metro Jaya, Senin (3/8/2020). Anji dalam wawancaranya dengan Hadi Pranoto diduga telah menyebarkan berita bohong terkait obat Covid-19.
Informasi yang disampaikan Hadi cukup meresahkan masyarakat menurut Muannas. Sebab, klaim Hadi ditentang banyak pihak, termasuk dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Klaim Hadi telah menemukan obat Covid-19 lah yang dipersoalkan Muannas. Padahal menurutnya, klaim tersebut belum bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. [Herwanto]
Berita Terkait
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
-
Rocky Gerung Bela Dokter Tifa di Polda Metro: Meneliti Itu Metodologi, Bukan Penghinaan!
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Polda Metro Jaya Tunda Pemeriksaan Lanjutan Richard Lee
-
Anggota DPR: Kritik Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' Tak Perlu Dilaporkan ke Polisi
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo