Matamata.com - Ardhito Pramono duduk di trending topic Twitter pada hari Kamis (10/10/20) pagi. Menengok apa yang membuat penyanyi yang banyak digandrungi kaum wanita itu, ternyata Ardhito melakukan protes soal PSBB Jakarta dengan membawa profesi musisi.
Ardhito merasa sedih dengan diberlakukannya PSBB, nasib para musisi kembali dipertaruhkan. Pemain film NKTCHI itu bahkan menanyakan apa salah musisi.
"Gue sedih, liat temen-temen musisi yang udah mulai dapet jadwal main di cafe/tempat hiburan. Tapi sekarang dijatohin lagi. Apa salah musisi? Padahal seni pertunjukan secara fisika adalah timbal balik," tulis Ardhito dengan percaya diri.
Melihat cuitan Ardhito, netizen langsung bereaksi hingga mengangkat nama Ardhito bertengger di trending topic Twitter. Tak lagi banjir dukungan seperti biasanya, pria 25 tahun itu justru dihujat netizen. Bahkan banyak yang mengaku tak tertarik lagi dengan Ardhito Pramono karena sering blunder.
"Dulu suka sama ardhito karna lagunya enak2, tapi sekarang males banget sukanya blunder. dahlah cancelled wkwkw," tulis @y0ur***os. "Ardhito tiap ngtweet blunder mulu mending bikin lagu aja udah," balas netizen lainnya.
Pada bulan Agustus lalu, pernyataan pria bernama lengkap Ardhito Rifqi Pramono ini juga dihujat netizen. Saat itu ia menuliskan tagar #IndonesiaButuhKerja di media sosialnya.
Dicibir oleh netizen, lantas Ardhito ngaku jika ia dibayar oleh pemerintah untuk mencuitkan hashtag tersebut. Pemerintah memang menggelontorkan dana untuk para influencer dan artis terkait Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker) #IndonesiaButuhKerja.
Ardhito mengaku jika ia tak tahu hashtag #IndonesiaButuhKerja berhubungan dengan RUU Omnibus Law. Akhirnya ia mengembalikan uang yang sudah dibayarkan kepadanya ke Kementerian Keuangan. Ia juga meminta maaf atas cuitannya yang disebut nirempati itu.
"Atas ketidaktahuan & seakan seperti nirempati pada mereka yang sedang memperjuangkan penolakan terhadap RUU ini, saya mohon maaf. Ke depan, saya akan berusaha lebih berhati-hati dan peduli," tulisnya.
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo