Matamata.com - Hasil swab test Ade Firman Hakim diungkapkan manajer almarhum sudah keluar. Rully mengonfirmasi sebab kepergian aktor 31 tahun itu bukan dikarenakan virus corona atau COVID-19.
Rully menjelaskan, almarhum sempat menjalani swab test guna mengetahui apakah terkena paparan virus corona atau tidak. Hasilnya pun baru diketahui setelah aktor Soekarno: Indonesia Merdeka tutup usia.
“Ade Firman Hakim di tes dua kali dan hasilnya negatif,” kata Rully kepada awak media, Jumat (18/9/2020).
Saat ditanya penyakit apa yang menyebabkan Ade Firman Hakim meninggal dunia, sang manajer tak mengungkapnya. Ia hanya meminta doa untuk sang aktor. “Maaf, saya tidak bisa menyimpulkannya. Yang terpenting, Ade sudah tenang di sana dan mohon doa yang terbaik untuk dia,” imbuh Rully.
Sekadar diketahui, Ade Firman Hakim meninggal dunia di RS Tarakan, Jakarta Pusat. Dia wafat pada Senin (14/9/2020) sore.
Ade Firman Hakim memang sudah tiga hari dirawat di rumah sakit sejak 12 September 2020 lantaran ada keluhan di bagian pernapasan. “Dirawat karena ada flek di paru-paru,” kata Rully. (Rena Pangesti)
Berita Terkait
-
Irish Bella Melahirkan, Ibunda Indra Bruggman Meninggal Dunia
-
Sahabat Bantah Ade Firman Hakim Meninggal karena Covid-19, Indosiar Ditutup
-
Masuk IGD Diperlakukan Seperti Pasien Covid, Ade Firman Hakim Sempat Stress
-
Sahabat Bantah Tegas Ade Firman Hakim Meninggal karena Covid-19
-
Bintangi Sejumlah Film Hits, Ini Profil Ade Firman Hakim
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo