Linda Rahmadanti | MataMata.com
Paula Verhoeven dan Baim Wong [MataMata.com/Yuli]

Matamata.com - Tim Baim Wong tiba-tiba saja dilabrak oleh salah satu warga yang membawa golok saat akan memberikan bantuan kepada orang. Namun sayangnya, tim Baim Wong itu salah alamat.

"Ini nomor 93 kan, kata kakaknya, Ibu Siwi," kata tim Baim Wong, Pak Acun. "Ibu Siwi ?" tanya warga. Tiba-tiba saja ada salah satu warga yang menyadari tim Baim Wong membawa kamera tersembunyi.

Tim Baim Wong nyaris dibacok orang dengan golok (Tangkapan layar YouTube channel Trans 7 Official)

"Itu kamera ya Mas ?" tanya warga seraya mendekati Iqsal. Karena hal ini, Pak Acun lantas langsung mengadu kepada Baim Wong. Ia mengatakan jika aksi penyamarannya sudah diketahui oleh warga. "Deg-degan Pak," lapor Pak Acun. "Ketahuan," imbuh Iqsal.

Pak Acun kemudian menceritakan perihal orang yang membawa golok. Ia bahkan sempat berpikir jika temannya itu akan dibacok oleh orang tersebut.

"Mau diparang Pak. Yang marah itu tetangganya. Udah tahu bawa kamera. Pikirku Iqsal mau dibacok itu tadi. Orang udah bawa golok gitu kok," ucap Pak Acun. Kemudian Baim Wong bersama timnya kembali menuju lokasi karena penasaran. Setibanya di rumah tersebut, Baim Wong langsung didatangi oleh seorang pria.

Tim Baim Wong nyaris dibacok orang dengan golok (Tangkapan layar YouTube channel Trans 7 Official)

"Bukan nyari RW 5 Mas tadi ?" tanya warga. "Kenapa Pak ?" tanya Baim Wong heran. "Tadi kan Bapak itu nyari alamat, RW 5. Di sini saya udah bilang, di sini RW 1. Tolong dijelasin Pak. Mohon maaf Pak. Di sini kan kita lingkungan. Ya Kita nggak mau ada keributan" tanya warga tersebut.

Baim Wong kemudian membongkar penyamarannya dan mengatakan jika niatnya hanya ingin memberikan hadiah kepada pemilik rumah tersebut. "Nggak ada masalah Pak," imbuh Baim Wong. "Kan ini orang sakit. Bapak ini sakit," ujar warga.

Load More