Matamata.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mencatat sejarah baru dalam pelaksanaan Zakat Istana 2026. Kegiatan yang diikuti oleh jajaran pejabat negara, menteri kabinet, hingga pimpinan TNI tersebut berhasil menghimpun dana zakat sebesar Rp4.345.197.056 dari 111 muzaki. Angka ini menjadi capaian tertinggi sepanjang 11 kali penyelenggaraan Zakat Istana.
Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, menyatakan bahwa tren penghimpunan zakat di lingkungan Istana terus menunjukkan grafik meningkat tajam dalam lima tahun terakhir.
Sebagai perbandingan, pada 2022 zakat yang terkumpul sebesar Rp636,2 juta, kemudian naik menjadi Rp753,5 juta pada 2023, dan menembus Rp1,08 miliar pada 2024. Lonjakan signifikan mulai terlihat pada 2025 dengan Rp2,04 miliar, hingga akhirnya mencapai puncaknya tahun ini di angka Rp4,3 miliar.
"Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden, dan seluruh jajaran kabinet. Selain menambah penerimaan zakat, yang lebih penting adalah dukungan moral dan keteladanan para pemimpin," ujar Sodik dalam keterangannya di Jakarta, Senin (16/3/2026).
Sodik menilai, aksi nyata para pemimpin negara membayar zakat melalui lembaga resmi memiliki dampak psikologis yang kuat bagi masyarakat. Menurutnya, keteladanan ini jauh lebih efektif dalam menggerakkan kesadaran berzakat dibandingkan kampanye konvensional.
Capaian ini juga menjadi momentum bagi kepengurusan Baznas periode 2026–2031 untuk memperkuat tata kelola yang profesional dan transparan. Sodik menekankan bahwa zakat merupakan instrumen strategis untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat di Indonesia.
"Kepercayaan ini adalah amanah bagi kami untuk memastikan manfaat zakat benar-benar dirasakan oleh para mustahik di seluruh Indonesia," tambahnya.
Kegiatan Zakat Istana 2026 dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sejumlah menteri dan pejabat yang turut menunaikan zakat antara lain Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, Menko Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra, Menko PMK Pratikno, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, serta Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Mendagri Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, serta Menteri Pemuda dan Olahraga yang kini dijabat oleh Erick Thohir. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Umumkan Peluncuran B50 Juli 2026, Targetkan RI Swasembada Energi
-
Gerindra Bantah Isu Budi Djiwandono Perintahkan Awasi Pergerakan Wapres Gibran
-
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di 37 Provinsi, Targetkan Biaya Logistik Turun
-
PDIP Tegaskan Posisi Politik Penyeimbang Pemerintahan Prabowo Subianto
-
Kunjungi Gorontalo, Wapres Gibran Cek Bendungan Raksasa dan Kumpul Bareng 30 Ribu Petani
Terpopuler
-
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Dukung Said Iqbal Atasi Kasus 8.300 PHK Karyawan PT Freeport Indonesia
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
-
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta Sebut Paparan Presiden Prabowo Perkuat Pemahaman Aliran Bernegara
Terkini
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
-
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta Sebut Paparan Presiden Prabowo Perkuat Pemahaman Aliran Bernegara
-
KDM Alihkan Hadiah Sayembara Rp250 Juta untuk Masa Depan Korban Penyekapan
-
Fadli Zon: Lengger Banyumas Harus Dirawat dan Dikembangkan ke Tingkat Dunia