Matamata.com - Roy Kiyoshi mengaku ada ritual khusus yang sudah disiapkan keluarganya menyambut kepulangannya dari Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO). Salah satunya, pembuatan bubur merah dan putih seperti menyambut anak baru lahir.
"Ritualnya nggak yang neko-neko ya. Karena kami ada campuran tradisi Jawa, jadi mamaku percaya dengan kepercayaan bubur putih bubur merah. Kalau makan seperti itu Insya Allah tidak ada lagi bencana. Sial dibuang," kata Roy Kiyoshi di RSKO Cibubur, Selasa (6/10/2020). "Terus paling nasi tumpeng kuning antar keluarga aja," kata Roy Kiyoshi melanjutkan.
Roy Kiyoshi mengaku tak melakukan ritual membuang pakaian atau sepatu tertentu yang pernah ia kenakan saat sial. Menurut lelaki 33 tahun ini, ritual seperti itu cukup berat. "Sebenernya ada sih ritual itu (buang pakaian) tapi itu cuma sekadar syarat sih bukan ritual. Kalau ritual kan berat ya," ujarnya.
Lebih lanjut, Roy Kiyoshi bersyukur atas pengalamannya direhabilitasi selama lima bulan. Kini sudah dinyatakan sehat dan bisa pulang, presenter "Karma" ini pun akan melaksanakan nazarnya.
"Oiya saya waktu di dalam RSKO sempat berpikir begini, pokoknya kalau aku keluar dari sini aku harus kembali lagi terjun ke pemulung, terjun ke orang-orang yang dijalan, aku suka bagi-bagi itu. Sembako, beras, ke yatim piatu," ungkapnya.
Roy Kiyoshi mengaku suka berbagi ke mereka yang membutuhkan. Sebab, ia percaya karma itu ada. "Itu sudah aku nazar, pokoknya kalau gue keluar nih gue pengin berbuat kebaikan lagi dan lagi. Karena aku percaya banget dengan karma kan. Karma itu apa yang kamu tabur akan kamu tuai lagi," ucapnya.
Roy Kiyoshi hari ini menghirup udara segar setelah menjalani hukuman dari Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Agustus lalu, Roy Kiyoshi divonis hukuman rehabilitasi di RSKO selama lima bulan, dipotong masa rehab sejak penangkapan atas kasus kepemilikan dan penyalahgunaan psikotropika.
Diberitakan sebelumnya, Roy Kiyoshi ditangkap Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan di kediamannya, di kawasan Cengkareng Indah, Jakarta Barat, Rabu (6/5/2020). Ia ditangkap kasus kepemilikan dan penyalahgunaan psikotropika.
Dalam penangkapannya, polisi mengamankan barang bukti berupa 21 butir psikotropika jenis Diazepam dan Dumolid dari Roy Kiyoshi. Roy Kiyoshi mengaku membeli obat tersebut tanpa resep karena stress dan sulit tidur.
Berita Terkait
-
Terkena Tumor Usus, Mpok Atiek Nangis Lihat Ramalan Roy Kiyoshi
-
Singgung Kebenaran soal Isu Keretakan Rumah Tangga, Roy Kiyoshi Terawang Hubungan Ria Ricis dan Teuku Ryan
-
Terawang Rumah Tangga Ria Ricis, Wajah Roy Kiyoshi Bikin Salfok: Terobsesi Jadi Unyil
-
4 Artis Pria Alami Perubahan Wajah, Deddy Corbuzier Dibilang Mirip Squidward
-
Fungsi Jantung Tinggal 15 Persen, Roy Kiyoshi Berisiko Meninggal Tiba-tiba: Harus Berobat Terus
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo