Matamata.com - Selebgram Syaima Salsabila menyesal dan minta maaf kepada keluarga dan penggemarnya karena telah mengkonsumsi narkoba jenis ganja.
"Saya menyesal dan saya tidak akan mengulanginya lagi," kata Syaima Salsabila di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (16/11/2020).
Kuasa hukum Syaima Salsabilah, Michael Himan berencana mengajukan rehabilitasi untuk kliennya itu. Pasalnya, dia menilai teman Awkarin itu hanya sebagai pengguna, bukan pengedar.
"Untuk ke arah rehab berharap demikian agar dia ini SS sebagai pengguna dia bukan sebagai pengedar atau penjual tapi konsumsi sendiri," ujar Michael.
Syaima menggunakan ganja karena alami gangguan tidur. Dia percaya narkoba jenis itu bisa membantunya terlelap.
"Karena susah tidur. Dan klien saya orang yang dari kecil sampai besar hidup sendiri karena orang tua sudah lama nggak ada, jadi muncul seperti depresi dan akhirnya gunakan barang haram tersebut untuk diri sendiri," kata si pengacara.
Sejak ditangkap pada Rabu (11/11/2020) lalu, Syaima Salsabila sudah dijenguk oleh ayahnya. Namun tak satupun teman-temannya terlihat.
"Sementara ini yang besuk dari bapaknya sendiri dan ibunya (tiri). Belum ada teman-teman jenguk," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo