Matamata.com - Riefian Fajarsyah atau Ifan Seventeen mendadak mengumumkan hal mengejutkan. Sempat menegaskan band Seventeen tak bubar meski kini tinggal dirinya, Ifan membeberkan hal sebaliknya.
Pria 37 tahun ini dengan ikhlas melepaskan nama Seventeen sebagai sebuah band. Dalam postingannya pada Rabu (18/11/2020), Ifan mengumumkan sudah tak lagi menjadi vokalis Seventeen.
Keputusannya ini bukan tanpa alasan. Bahkan ia sampai sudah melalui serangkaian ibadah untuk memantapkan melepas nama bandnya. Belum lagi ada beberapa pihak yang mengaku dirugikan.
"Alhamdulillah setelah melewati beberapa shalat istikharah dan juga dikarenakan ada pihak yang merasa dirugikan dengan dipakainya nama Seventeen, aku dengan ini menyatakan untuk melepas nama Seventeen sebagai sebuah band," beber pelantun Lelaki Hebat ini.
Ia juga mempersilahkan pada pihak-pihak yang merasa dirugikan untuk memakai nama Seventeen. Hanya saja ia memberikan peringatan agar jangan sampai memanfaatkan musibah yang dialami personil bandnya.
"Untuk yang merasa dirugikan, monggo silahkan dipakai nama Seventeen. Tapi tolong jangan pernah lagi mengambil keuntungan dari musibah yang kami alami, aku maupun saudara-saudaraku yang lain telah sepakat untuk tidak pernah mengatasnamakan drama diatas karya, jadi tolong hargai itu," katanya.
Lebih lanjut, Ifan yang belum lama ini mengumumkan akan merilis single baru menekankan kalau selalu mempersembahkan karya-karyanya untuk ketiga sahabatnya yang tergabung dalam Seventeen.
Seperti diketahui, dua tahun lalu Herman, Bani dan Andi meninggal dunia karena tragedi Tsunami saat mereka manggung.
Berita Terkait
-
Resmi Jadi Direktur Utama PT PFN, KPK Tunggu Laporan Harta Ifan Seventeen
-
Rayakan Anniversary ke-3, Ifan Seventeen dan Citra Monica Dinner Romantis di Pinggir Pantai
-
Seventeen Cetak Sejarah Jadi K-Pop Pertama Tampil di Festival Glastonbury
-
Mengejutkan! S.Coups SEVENTEEN Jalani Operasi Ligamen, Ini Kata Pledis Entertainment
-
SEVENTEEN Kalahkan BTS, Ini Peringkat Reputasi Grup Idol Pria Januari 2024
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo