Matamata.com - Perseteruan antara Teddy Pardiyana dengan Sule dan anak-anaknya semakin memanas. Teddy menuduh Putri Delina menguasai warisan almarhum Lina Jubaedah.
Sempat koar-koar di media, Teddy kini tak mau lagi membahas masalah warisan. Ia sudah menyerahkan kasus tersebut kepada pengacaranya.
Pasalnya, Teddy mengaku jika ia diteror preman semenjak berurusan dengan Sule dan keluarganya. Pengakuan Teddy ini terlihat di channel Youtube Surya Citra Televisi (SCTV).
Wartawan ingin mewawancarainya, tapi Teddy justru lari kabur. Ia terlihat menyusuri pemukiman di kawasan tempat tinggalnya Bandung, Jawa Barat dengan terburu-buru.
"Udah, tahu enggak kehidupan jadi hancur," ujar Teddy kepada wartawan. "Udah, pulang!" lanjut Teddy.
Ia terlihat terengah-engah dikejar wartawan sembari mengaku jika dirinya sering didatangi preman. Teddy juga membandingkan kehidupan putrinya berbeda jauh dengan anak-anak Sule.
"Tahu enggak nyawa taruhannya sekarang, preman datang," kata Teddy. "Kehidupan si Dedek hancur, jauh sama kakaknya sekarang," imbuhnya lagi.
Ia tak mau lagi berurusan dengan Sule. "Udah, mau ngapain lagi, saya enggak bakalan apa-apa. Udah serahin ke lawyer sekarang," tutup Teddy.
Berita Terkait
-
Ketemu Anak Lina dan Teddy Pardiyana, Tatapan Sule Disorot: Dalem Banget Lihat Bintang
-
Ngaku Didatangi Lina Jubaedah Lewat Mimpi, Rizky Febian: Dia Minta Tolong
-
Rizky Febian Beberkan Petunjuk dari Mimpinya, Lihat Lina Jubaedah Merangkak Minta Tolong: Dia Pengen Pulang
-
Putri Delina dan Rizky Febian Ingin Asuh Bintang, Pengacara Teddy: Jangan Bilang Mau Ngasuh tapi Kenyataan Tidak
-
Sempat Bebas, Teddy Pardiyana Kembali Jadi Tahanan di Rutan Kebon Waru
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo