Tinwarotul Fatonah Herwanto | MataMata.com
Penyanyi Nindy Ayunda saat ditemui usai menjalani sidang cerai di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (3/2/2021). [Matamata.com/Alfian Winanto]

Matamata.com - Nindy Ayunda mendatangi Komnas Perempuan pada hari ini, Selasa (16/2/2021). Dia memenuhi panggilan terkait aduannya soal dugaan alami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

"Besok pagi sekitar jam 10 ke Komnas perempuan saya dipanggil terkait KDRT," kata Nindy Ayunda ditemui di kediamannya, kawasan, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Senin (15/2/2021) malam.

Baca Juga:
Nindy Ayunda Bantah Tudingan Suami Sudah Culik dan Aniaya Sopir Pribadinya

Nindy Ayunda bahkan berencana membawa saksi dan bukti terkait KDRT yang dilakukan sang suami, Askara Parasady Harsono.

"Saya pun kalau bicara kaya begini doang nggak ada bukti buat apa. Makanya besok saya bawa (buktinya). Besok saja saya cerita semuanya ya," ujar dia.

Selain soal KDRT, Nindy Ayunda dalam kesempatan nanti juga bakal blak-blakan ihwal tuduhan suaminya soal menculik dan menganiaya sopir pribadi mereka, Sulaiman. Sebagai tanggapan awal, dia dengan tegas membantah tudingan tersebut.

Baca Juga:
Suami Nindy Ayunda Bantah Sebagian Tudingan KDRT, Apa Rinciannya?

"Saya tidak melakukan itu. Yang saya tahu mereka melakukan hal tidak-tidak kepada saya, jadi besok saya akan cerita semuanya," kata Nindy Ayunda.

Sebelum bikin aduan ke Komnas Perempuan, Nindy Ayunda sudah lebih dulu melaporkan suaminya ke Polres Jakarta Selatan.

Suami dari Penyanyi Nindy Ayunda, Askara Parasady Harsono dihadirkan sebagai tersangka saat rilis kasus penyalahgunaan narkoba di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (12/1/2021). [Matamata.com/Alfian Winanto]

Dari hasil visum, terbukti ada bagian tubuh Nindy Ayunda yang alami luka lebam akibat dugaan penganiayaan.

Baca Juga:
Ajak Nindy Ayunda Rujuk, Suami Minta Bantuan Keluarga

KDRT yang dialami Nindy Ayunda juga jadi faktor utama dia gugat cerai sang suami ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Saat ini perceraian mereka masih terus bergulir.

Load More