Matamata.com - Fourtwnty merilis karya terbaru berjudul Kursi Goyang tepat pada penghujung Februari 2021. Masih seperti single sebelumnya, Nematomorpha, Kursi Goyang juga menyentil kehidupan manusia.
Ditulis oleh sang vokalis, Ari Lesmana, lirik lagu Kursi Goyang sarat akan makna kehidupan. Agar masyarakat tak lupa untuk bersantai di kehidupan yang sudah pelik dan sibuk ini.
"Lirik lagu Kursi Goyang terinspirasi dari kisah orang-orang yang sedang berada di puncak kehidupan mereka, namun lupa untuk bersantai," ungkap Ari Lesmana dalam siaran pers yang diterima MataMata.com, baru-baru ini.
Hakikatnya, bersantai sebenarnya cukup dilakukan dengan cara yang sederhana. Seperti bersandar di kursi goyang, serta bertemu dengan siapa pun dan apa pun yang membuat kalian merasa hangat, begitu tujuan lagu ini.
"Hidup tidak selalu tentang apa yang kamu capai, tapi lebih kepada apa yang membuatmu santai," lanjutnya.
Keterbatasan mobilitas di masa pandemi ternyata tidak menghambat mereka untuk terus berkarya. Dalam penggarapannya, Ari Lesmana juga dibantu oleh Roots dan Nuwi.
Proses pengerjaan single ini dilakukan oleh Fourtwnty dengan banyak bantuan Andika Dwi Putra Arman sebagai produser. Single Kursi Goyang berserta dengan video liriknya telah rilis di YouTube pada 23 Februari lalu.
Lagu Kursi Goyang yang saat ini sudah tersedia di berbagai layanan streaming digital. Lagu Kursi Goyang dikabarkan juga menjadi OST dari film Ben & Jody yang rencananya rilis pada tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo