Matamata.com - Miss Eco Indonesia, Intan Wisni telah melakukan klarifikasi terkait penampilannya yang memakai penerjemah di ajang Miss Eco International 2021. Usai dicibir oleh netizen dan diduga tak bisa bahasa Inggris, Intan Wisni membela diri.
Dalam klarifikasinya, Intan Wisni mengaku grogi dan tak menguasai materi sehingga kesulitan berbicara dalam bahasa inggris. Intan Wisni pun mengungkapkan bahwa ia merasa trauma pernah dibully gara-gara salah berbicara bahasa inggris. Ditambah materi yang tak dikuasai membuat perempuan kelahiran 1997 itu semakin grogi.
Hanya saja, cara klarifikasi Intan Wisni tersebut juga tak kalah disorot dan kembali panen cibiran. Banyak yang menuding Intan Wisni tidak berwibawa dan terlalu banyak alasan.
Netizen pun menyarankan supaya Intan Wisni cukup meminta maaf saja tanpa perlu banyak alasan.
"Dari cara klarifikasinya .....," tulis netizen.
"... Kelihatan yes kualitasnya," timpal netizen lainnya.
"Kelihatan sama seperti........ yg di ajang...... mengulangi kata yg sama berkali2.....," komentar netizen yang lain.
"Bola mata selalu bergerak ke sudut atas," imbuh lainnya.
"Pembawaannya aja udah alay dan keliatan kurang berpendidikan," tulis netizen.
"Asli dari cara ngomongnya aja gini," komentar netizen.
"Ga ada wibawa miss miss nya deh," ujar netizen.
"Apasihh justru pake klarifikasi gitu semakin mmbuktikan kalo lu emg ga berkualitas. Alasannya ga banget, helloowww sekelas bty pegnt masaakk gtuuuuu. Padahal tinggal minta maaf aja, sudah mengecewakan. That's all." komentar yang lain.
Tag
Berita Terkait
-
Miss Eco Indonesia Intan Wisni Curhat Pernah Tak Diakui Ibunya Sebagai Anak
-
Emma Waroka Sentil Pedas Intan Wisni: Tong Kosong Nyaring Bunyinya!
-
5 Fakta Intan Wisni, Finalis Miss Eco International 2021 yang Jadi Sorotan
-
Dicibir Tak Bisa Bahasa Inggris, Intan Wisni: Aku Punya Trauma!
-
Profil Intan Wisni Miss Eco Indonesia, Dituding Tak Mahir Bahasa Inggris
Terpopuler
-
Rekor Baru! Belanja Militer Global 2025 Tembus US$2,89 Triliun
-
DPR Dorong Pemerataan Program Kampung Internet untuk Transformasi Digital Desa
-
Bahlil hingga M. Qodari Buka Suara Soal Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Senin Ini
-
BGN Perkuat Kerja Sama ASEAN, Bagikan Praktik Terbaik Program Makanan Bergizi Gratis
-
DPR Desak Evaluasi Total Aturan Daycare Pasca-kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo