Matamata.com - Sarwendah, istri Ruben Onsu, selama ini dikenal sebagai personel girlband Cherrybelle yang kerap wara-wiri di televisi. Namun, jauh sebelum meraih kesuksesan tersebut, siapa sangka Sarwendah sempat kerja keras dan sekolah di tiga negara berbeda.
Rupanya, sebelum hidup kaya raya dan makmur bersama Ruben Onsu, Sarwendah sempat menjadi guru Bahasa Mandarin dan penerjemah Bahasa Mandarin. Hal ini terungkap ketika Sarwendah berbincang dengan Venna Melinda.
Pada momen itu, Venna Melinda menanyakan kebenaran Sarwendah yang pernah berprofesi sebagai guru Bahasa Mandarin. Sarwendah pun memberikan penjelasan secara detail, terutama mengenai latar belakangnya.
"Jadi, orang tuaku itu orang Jambi, tapi kita tinggalnya di Jakarta. Setiap setahun sekali balik ke Jambi karena nenek dan keluarga di sana," kata Sarwendah.
Kemudian, Sarwendah mengatakan bahwa ia menuntut ilmu di negeri orang sedari SMP.
"Terus udah gitu, aku sekolah di luar negeri. Aku SMP di Malaysia, SMA di Taiwan, kuliah di Beijing," imbuhnya.
Sarwendah, dengan segala pengalaman dan latar belakangnya tersebut, akhirnya memutuskan untuk menjadi guru Mandarin saat pulang ke Jakarta.
"Nah pas pulang ke Jakarta, aku jadi guru Mandarin dan kerja kantoran. Jadi translator mandarin juga," ujar Sarwendah.
Berita Terkait
-
Syarief Khan akan Somasi dan Laporkan Selebgram ke Polisi, dengan Dugaan Fitnah
-
Mendapat Ancaman Pembunuhan dari OTK, Aktor Syarief Khan Yakin Dugaan Persaingan Bisnis
-
Ayah Sarwendah Meninggal Dunia, Syarief Khan Ucapkan Bela Sungkawa
-
Ruben Onsu Batal Berangkat Haji karena Visa Furoda, Tetap Ikhlas dan Serahkan pada Kehendak Allah
-
42 Tahun Terpisah, Ruben Onsu Akhirnya Dipertemukan Kembali dengan Keluarga Arab dari Pihak Ibunda
Terpopuler
-
ART di Cileungsi Tewas Diduga Dianiaya 3 Rekannya, Pihak Keluarga Korban Tuntut Keadilan
-
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Dukung Said Iqbal Atasi Kasus 8.300 PHK Karyawan PT Freeport Indonesia
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo