Matamata.com - Kisruh sinetron Suara Hati Istri - Zahra masih terus bergulir. Meski pihak produksi akan mengganti pemeran utama, Lea Ciarachel yang memerankan sosok Zahra, tapi publik tetap tidak terima.
Pasalnya yang bermasalah tidak hanya pemerannya yang masih di bawah umur, tapi jalan ceritanya yang seolah mendukung pedofilia.
Zaskia Adya Mecca yang sempat menyuarakan kritikannya terhadap sinetron Zahra, kembali buka suara. Ia heran karena Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) hanya mengganti pemerannya tanpa menghentikan produksi sinetron tersebut.
"Ganti pemeran lalu ceritanya tetap sama, oom2 nikahi anak sekolah?!" kritik Zaskia saat membagikan pernyataan KPI lewat Instagram Story.
Ia meminta KPI untuk mengkaji ulang jalan cerita sinetron Zahra.
"@kpipusat bantu di kaji kembali point2 keresahan masyarakat akan cerita sinetron ini. Coba dimulai dari bacain 90% komen2 netizen soal sinetron tsb mungkin..." tulis Zaskia.
Lantas istri Hanung Bramantyo itu membagikan tangkapan layar komentar-komentar netizen. "Ku bantu screenshot deh @kpipusat," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Malam Natal! Hanung Bramantyo dan Zaskia Adya Mecca Kunjungi Vatikan, Ingin Bertemu Paus Fransiskus
-
Anak Masuk ICU, Zaskia Adya Mecca Lemas: Gemetar, Menggigil Sebadan
-
Jelang Lebaran, Sang Putra Masuk RS, Ini Curhatan Zaskia Adya Mecca
-
Keputusan Zara Lepas Hijab, Tuai Pro dan Kontra, Komentar Zaskia Adya Mecca Bikin Netizen Geram
-
Tertimpa Motor 220 Kg, Hanung Bramantyo Alami Patah Kaki Hingga Harus Operasi
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo