Matamata.com - Pebulutangkis Markis Kido dikabarkan meninggal dunia. Kabar ini disampaikan langsung oleh partner Kido selama berkiprah di dunia bulutangkis, Hendra Setiawan.
Hendra mengucapkan duka mendalam usai kehilangan salah satu sahabatnya. Pria 36 tahun itu juga mengenang selama berpasangan sebagai ganda putra bersama Kido.
"Ikut berduka cita yang sangat mendalam buat salah satu partner terbaik saya dalam suka maupun duka..Dia salah satu pemain yang luar biasa dan sangat bertalenta..," tulis Hendra.
"Saya ingin mengucapkan banyak terimakasih karena sudah menjadi partner yang sangat baik buat saya dalam waktu menang ataupun kalah..," lanjutnya.
"Terimakasih sudah berpartner mulai dari nol dan berjuang bersama selama 14 tahun. Terimakasih Kido & selamat jalan," tutupnya.
Sebelum dikabarkan meninggal, Kido masih sempat update bersama teman-temannya di Instagram. Kabar ini tentu membuat fans Markis terkejut.
Kabarnya Markis meninggal dunia karena serangan jantung. Hal ini disampaikan oleh jurnalis olahraga senior Ainur Rohman lewat Twitter.
"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Hari ini, salah satu pahlawan bulu tangkis terbesar Indonesia Markis Kido meninggal dunia pd usia 36 thn. Kido meninggal karena serangan jantung saat bermain Tangerang. RIP," tuilis Ainur.
Berita Terkait
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo