Matamata.com - Ayahanda Arbani Yasiz, Zulchairi Yahya meninggal dunia Kamis (22/7/2021) pagi ini akibat Covid-19 disertai penyakit bawaan jantung. "Iya (meninggal positif Covid-19). Tapi memang ada penyakit jantung juga," kata Novan, asisten Arbani Yasiz kepada MataMata.com, hari ini.
Sebelum tutup usia, Zulchairi sempat membutuhkan donor plasma darah dari penyintas Covid-19. Ia disebut sudah seminggu dirawat di RS Hermina Ciputat. "Sudah seminggu," jawabnya singkat.
Meninggal dalam keadaan masih positif corona, rencananya almarhum Zulchairi Yahya akan dimakamkan dengan protokol Covid-19. Jenazahnya rencana dimakamkan siang ini di TPU Karet Bivak.
"Iya memang dimakamkan sesuai protokol, siang ini di TPU Karet Bivak rencananya," kata dia.
Kabar meninggalnya Zulchairi Yahya pertama diketahui dari unggahan Instagram Story Arbani Yasiz. Sang ayah meninggal pukul 03.50 WIB di rumah sakit.
Sebelumnya, lawan main Prilly Latuconsina di series Ustad Millenial itu mengabarkan ayahnya sedang berjuang melawan Covid-19. Rabu (21/7/2021), Arbani Yasiz mengungkap kondisi terkini sang ayah yang membutuhkan donor plasma konvalesen.
Dari keterangan unggahan tersebut diketahui bahwa sang ayah, H Zulchairy Yahya dirawat secara intensif di RS Hermina Ciputat.
Berita Terkait
-
Misteri Kamar 402, Anggy Umbara Garap Kengerian Rumah Sakit di Korea
-
Bikin Sedih! Yasmin Napper Nangis Seharian, demi Sinetron 'Istiqomah Cinta'
-
Rebutan Suami, Yasmin Napper Jambak Megan Domani di Film 'Musuh Dalam Selimut'
-
Perankan Ibu Hamil, Yasmin Napper Gunakan Perut Palsu: Lumayan Berat
-
Sepanjang Kariernya! Mawar de Jongh Tampil Total, demi Film 'Sampai Titik Terakhirmu'
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo