Matamata.com - Sandy Pas Band mengabarkan bahwa keluarganya membutuhkan donor plasma darah konvalesen. Musisi bernama lengkap Agus Teguh Prakosa Andarusman itu mencari darah golongan O+.
Semua itu terlihat dalam postingan terbaru elaki asal Bandung ini di Instagram pada Senin (2/8/2021).
"Dibutuhkan segera donor darah plasma konvalesen untuk golongan O+. Bisa langsung DM ke saya. Very Urgent," tulis Sandy Pas Band.
Tidak diketahui persis siapa yang membutuhkan donor darah tersebut. Namun, diduga darah tersebut bakal digunakan oleh salah satu kerabatnya yang tinggal di Pekanbaru.
"Please yang di Pekanbaru kalau bisa bantu langsung kontak kakak saya, @deviaryo," sambungnya.
Netizen pun ada yang merespons. Bahkan dia menuturkan kalau memiliki darah yang sama dengan yang dibutuhkan. Tapi dirinya tinggal di Bali.
"Duh kang saya O+ tapi jauh di Bali," tulis akun rem*****ya.
"Coba ke rumah sakit Darmais kang," timpal do*******stic.
Berita Terkait
-
Ayah Yuki Pas Band Meninggal Dunia
-
Nama Ikmal Tobing Dicatut Buat Penipuan, Sandy Pas Band Nyaris Jadi Korban
-
Kabar Duka, Medi Gitaris Band Metal Suckerhead Meninggal Dunia
-
Profil Sandy Pas Band, Drummer yang Alami Pendarahan Pasca Operasi
-
Ayah Mpok Alpa Meninggal Dunia, Kondisi Terkini Sandy Pas Band
Terpopuler
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
-
Kisahkan Tragedi Tsunami Aceh! Abidzar hingga Cinta Brian, Ungkap Sinetron 'Lautan Cinta'
-
Mensesneg Prasetyo Hadi Resmi Ditunjuk Jadi Ketua Satgas Mitigasi PHK
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo