Matamata.com - Kasus penyalahgunaan narkoba Coki Pardede yang ditangani Polres Metro Tangerang Kota dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Hal itu disampaikan Milano Lubis selaku kuasa hukum komika 33 tahun itu.
"Perkembangan kasusnya sekarang, perkaranya ditangani Polda Metro Jaya," kata Milano Lubis, kuasa hukum Coki Pardede di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/9/2021).
Bintang film Gila Ndro itu bahkan telah menjalani pemeriksaan ulang oleh penyidik Polda Metro Jaya. Setelahnya Coki Pardede dikembalikan ke panti rehabilitasi yang dipilih Polres Metro Tangerang Kota.
"Kemarin juga baru habis diperiksa ulang, terkait pemeriksaan Coki. Ya tapi prosesnya Coki masih saat ini ada di tempat rehab yang ditentukan pihak kepolisian," ungkapnya.
"Karena kemarin itu sudah sempat dibawa ke sana (panti rehabilitasi) dari Polres Tangerang, ya sudah karena ada serah terimanya di sana dan dia memang butuh pengobatan karena memang dia pemakai, jadi yasudah sementara di situ," sambungnya.
Ditanya soal alasan pelimpahan kasus Coki Pardede, Milano Lubis mengaku belum mengetahui secara pasti.
"Kita belum tahu arahnya karena ini kan baru pindah ke Polda Metro Jaya," tuturnya.
Coki Pardede diamankan di kediamannya di kawasan Cisauk, Tangerang Selatan dengan barang bukti satu klip sabu dan alat isap. Dalam perilisan kasusnya, Coki Pardede meminta maaf pada semua pihak atas kekhilafan yang dilakukannya.
Sebelumnya, Polres Metro Tangerang Kota mengatakan sudah menghentikan kasus Coki Pardede. Rekan Tretan Muslim itu hanya diminta buat rehabilitasi.
"Dia adalah korban sehingga nggak kena unsur proses lebih lanjut, tidak, hanya rehabilitasi, dia hanya cukup untuk direhab," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima pada Senin (6/9/2021).
Sehingga belum diketahui lebih detail mengenai alasan kasus tersebut kini dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.
Berita Terkait
-
Film Keluarga Super Irit, Adaptasi Komik Laris Korea Selatan Dibintangi Keluarga Dwi Sasono
-
Tretan Muslim Jawab Isu Hubungannya Renggang dengan Habib Jafar: Sejak Coki Ketangkep, Beliau Agak Menghindar
-
Bukannya Tobat, Coki Pardede Pilih Tidur Ketimbang Ikut Kebaktian Saat di Penjara
-
Bintang Emon Diduga Sindir Tretan Muslim-Coki Pardede, Ternyata Pernah Masuk MLI
-
Komentari Attitude Keisya Levronka di Podcast Marlo Ernesto, Coki Pardede: Ngawurnya Gak Lucu
Terpopuler
-
King Nassar Punya Cara Unik untuk Lepas Penat
-
Presiden Prabowo Lantik Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Kemenhaj Minta Jemaah Haji Lapor jika Temukan Pungutan Liar, KBIHU Dilarang Jual Paket Wisata
-
Rekor Baru! Belanja Militer Global 2025 Tembus US$2,89 Triliun
-
DPR Dorong Pemerataan Program Kampung Internet untuk Transformasi Digital Desa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo