Matamata.com - Paundrakarna membela sang ibu yang banyak mendapat hujatan karena pindah agama.
Kabar Sukmawati Sukarnoputri pindah agama Hindu bikin publik heboh. Keputusan adik Megawati itu menuai kontroversi, ada yang mendukung namun tak jarang yang menghujat.
Melihat kondisi seperti itu, putra sulung Sukmawati yakni Paundrakarna memberikan respons.
Dia mengunggah ulang postingan dari akun Sukarno Center yang menjelaskan tentang fakta pindahnya Sukmawati ke agama Hindu.
"Sukmawati Sukarnoputri selama puluhan tahun sudah mempelajari Budaya Bali dan Kitab Hindu dan Gandrung dengan Sansekerta," tulis Sukarno Center.
Paundrakarna pun di situ mendukung dan membela sang ibu.
"Bagi saya semua Ageman/Agama/Kepercayaan/Keyakinan itu Benar bahkan ada Ageman/Agama yang jauh lebih kuno/lebih Ancient dari yang ada dan dari yang kita tau dan kita kenal," ungkapnya pada postingannya, Rabu (27/10/2021).
Dia berharap publik bisa berpikir jernih dan mendasar. Menurutnya, bukan hal salah asalkan tak berteman dengan setan.
"Yang penting kita tidak menyembah dan berteman dengan yang namanya Iblis syaithon nirrojim, titik. Berbahagialah semua mahkluk Tuhan yang menyembah-Nya," tambahnya.
Beberapa netizen terlihat memuji Paundrakarna yang sangat bijak menanggapi ibunya pindah agama.
Berita Terkait
-
8 Pesona Paundrakarna, Cucu Bung Karno yang Gagal Jadi Raja dan Hanya Dapat Gelar Pangeran Sepuh
-
6 Potret Kedekatan Paundrakarna dan Sukmawati Sukarnoputri: Jadi Sorotan!
-
Oddie Agam Meninggal Dunia, Chelsea Islan Dilamar Rob Clinton Kardinal
-
Bijak! Respons Paundrakarna Tahu Sukmawati Sukarnoputri Pindah Agama Hindu
-
4 Cucu Soekarno yang Terkenal, Ketampanan Frederik Kiran Disorot
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo