Matamata.com - Publik dihebohkan dengan kabar Rina Nose meninggal dunia akibat kecelakaan. Apalagi dalam artikel yang beredar, tampak potret mobil yang diduga ditumpangi Rina Nose. Mobil tersebut merupakan jenis lamborghini yang terbelah menjadi dua bagian.
Judul beritanya sendiri berbunyi, "Berita Duka, Selamat Jalan Untuk Selamanya Rina Nose, Innalilahi Wainnaillaihirojiun Kabar Duka Menyelimuti".
Lantas apakah benar berita tersebut?
PENJELASAN
Kabar kematian Rina Nose tidaklah benar, dilansir dari Turnbackhoax.id. Foto kecelakaan sendiri diambil dari potret lawas kecelakaan lamborghini di Thailand pada 2014.
Supercar itu ditumpangi oleh seorang laki-laki berusia 40 tahun. Meskipun mobilnya terbelah menjadi dua bagian, lelaki tersebut selamat.
Ditambah lagi artikel berita duka Rina Nose sendiri bersumber dari artikel tentang gadis bernama Yuni Sarah yang meninggal akibat kecelakaan.
Yuni Sarah tewas setelah terseret truk tangki minyak pada 12 Oktober 2016.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka klaim yang menyebutkan Rina Nose meninggal adalah hoaks. Klaim tersebut masuk dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
Bertabur Bintang, 'Anugerah LSF 2025' Hadirkan 18 Kategori Nominasi
-
Asyik Nyanyikan Lagu Celine Dion, Momen Rina Nose Duet Bareng Putri Ariani Bikin Salfok
-
Lesti Kejora Alami Keguguran di Usia Kehamilan 3-4 Minggu
-
Rina Nose Ngaku Suka Makan di Kamar Mandi, Auto Banjir Cibiran: Kaya Gini Punya Manners Gak Sih?
-
Ayu Ting Ting Kaget, Rina Nose Ngaku Hobi Makan Di Kamar Mandi
Terpopuler
-
Menuju Panggung Internasional, Atlet Muda Indonesia Dibina dengan Jangka Panjang
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
-
Kisahkan Tragedi Tsunami Aceh! Abidzar hingga Cinta Brian, Ungkap Sinetron 'Lautan Cinta'
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo